Tips Sukses Menjadi Reseller Kaos Tanpa Modal

70

Reseller Baju Tanpa Modal 

Dewasa ini, penggunaan internet telah banyak bertransformasi. Mulai dari yang awalnya digunakan sekadar untuk mengakses informasi, kini jamak digunakan untuk mencari pendapatan tambahan. Berbagai macam cara untuk menambah penghasilan dari dunia maya pun berkembang. Salah satunya adalah menjadi reseller kaos tanpa modal. Lihat artikel ini untuk memulai bisnis reseller di Tokopedia.

Usaha jual beli baju memang tidak ada matinya. Kebutuhan akan salah satu bahan kebutuhan pokok ini senantiasa meningkat setiap tahun. Jika Anda berniat bergabung di bisnis ini, berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda.

Desain yang populis

Ya, penjualan kaos anda akan sedikit terbantu jika banyak orang menyukai desain kaos yang Anda jual. Coba perhatikan gambaran umum kaos yang laku terjual di pasaran atau digunakan orang. Jangan duplikat mentah-mentah, tapi cukup gambaran besar dari ide desain yang dikandungnya. Kemudian, kaitkan dengan hal yang Anda sukai, hobi misalnya. Akan sangat membantu bila sampai saat ini, masih sedikit kaus yang bertemakan hal yang Anda sukai itu.

Jika sudah, Anda bisa memilih pemasok kaos dengan kriteria yang sesuai. Hal ini mungkin akan memakan waktu. Tidak apa-apa, yang penting Anda bisa mendapatkan produk yang berkualitas.

Gunakan sosial media

Sosial media sangat ampuh dalam memasarkan produk. Tapi, pertama Anda harus menentukan target pasar terlebih dahulu. Secara sederhana, hal ini berarti orang-orang yang menyukai hal yang sama dengan Anda sehingga besar kemungkinan mereka akan membeli kaus Anda. Setelah menetapkan target pasar, Anda pun bisa mulai memasarkan kaus, baik lewat akun pribadi, bisnis, atau bahkan grup-grup yang tersebar di berbagai media sosial. Contoh sosial media yang banyak digunakan sekarang ini adalah Instagram.

Jual beberapa kaos dengan gratis atau dengan harga murah

Kepercayaan merupakan unsur yang penting dalam setiap bisnis. Menawarkan beberapa produk Anda dengan harga murah dapat membantu untuk hal ini. Ingat, yang Anda incar adalah pengalaman dan respon dari mereka setelah mengenakan kaus Anda. Mereka pulalah yang akan menjadi agen pemasaran Anda pertama kali. Jadi, penting untuk memberikan kaus yang berkualitas. Semakin bagus ulasan mereka akan produk Anda, semakin terbuka lebar kesempatan Anda untuk sukses.

Tingkatkan persediaan dan penawaran

Menjadi reseller kaos tanpa modal, anda dapat mengawalinya dengan kaos dari 1 atau beberapa merek. Tetapi jangan terpaku hanya di awal. Seiring waktu, Anda perlu menambah jumlah merek kaus yang Anda jual. Hal ini setidaknya akan memberikan lebih banyak pilihan kepada pembeli Anda. Semakin banyak pilihan, semakin banyak waktu yang dihabiskan calon pembeli di toko Anda dan semakin tinggi pula kesempatan untuk meningkatkan penjualan.

Bonus tips untuk menjadi reseller kaos tanpa modal

Jangan patah semangat. Menjadi seorang reseller baju tanpa modal bukanlah hal yang dapat diraih semudah membalikkan telapak tangan. Meskipun Anda menjual kaus dari brand-brand ternama, tetap saja ada kemungkinan Anda membukukan penjualan yang buruk. Alih-alih menyesali keadaan, gunakan waktu ini untuk mempelajari target pasar Anda lebih baik. Mungkin penjualan Anda buruk bukan karena kualitas kaus yang Anda jual. Bisa saja karena hal-hal lain, misalnya lama waktu pengiriman, kualitas pengepakan barang, dukungan pelanggan dll.

Intinya, kegagalan pasti ada dan setiap orang sukses mengalaminya. Jadi, jika suatu saat Anda berada di fase ini, jangan langsung patah semangat. Sebaliknya, belajar dan belajar lagi. Semakin banyak Anda belajar, semakin Anda akan menyadari bahwa pengalaman adalah guru yang terbaik. Pacu semangat Anda, tetapkan komitmen dan strategi. Tantang diri Anda sendiri untuk sukses dan yakinlah Anda bisa mencapainya. Perjalanan menuju kesuksesan memang bukanlah hal yang mudah. Seringkali perjalanan ini penuh terjal dan berliku-liku. Akan tetapi, di setiap jalan yang terjal dan berliku-liku tersebut, terdapat banyak pengalaman berharga yang bisa Anda petik. Jadi, jangan benci kegagalan, tapi belajarlah dari itu.