10 Tips Memilih Produk yang Cocok untuk Dropship

produk yang cocok untuk dropship

Berdasarkan survey yang dilakukan ke pada para pemula dalam bisnis dropship, diketahui bahwa memilih produk yang cocok untuk dropship sangat penting manfaatnya. Produk yang dijual dalam berbisnis dropship ini diketahui adalah produk yang tidak dimiliki stoknya oleh penjual sendiri. Artinya, penjual hanya menjual kembali produk dari toko lain dengan mengambil keuntungan dari penjualannya. Walau seperti itu sudah banyak yang sukses dengan teknik berbisnis dropship ini, sehingga kamu pun tidak perlu ragu jika ingin memulainya.

Namun sebaiknya kamu memastikan bahwa produk yang akan kamu jual untuk dropship adalah produk yang cocok. Jangan sampai kamu mengalami kesulitan karena berbagai hal yang dipengaruhi kualitas dan kondisi produk yang dijual. Karena kamu tidak memiliki produknya, maka kamu wajib mengetahui dulu dengan cara membeli. Cara ini membuat produk yang kamu jual tidak akan mengecewakan karena sudah kamu periksa sendiri. Selain itu, ada banyak hal lain yang harus kamu perhatikan dalam hal memilih produk untuk dropship. Apa saja hal-hal tersebut? Simak penjelasannya berikut ini.

10 Tips Memilih Produk yang Cocok untuk Dropship Bisnis Online

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, produk memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan dari bisnis yang dibangunnya. Jadi jangan sampai memilih sembarang produk yang tidak cocok untuk pasar online saat ini. Beberapa tips agar kamu mudah menentukan mana produk yang cocok dijual secara dropship dapat kamu ketahui melalui penjelasan berikut ini. Semoga dapat bermanfaat dan bisnis dropship kamu akan menunjukkan hasil yang tidak mengecewakan. Selamat mencoba!

1. Harga Jual yang Dapat Dipertimbangkan adalah Rp300.000

Sebagai penjual kembali produk, kamu harus sangat memperhatikan produk seperti apa dan harga jual berapa yang layak dilakukan transaksi. Kamu sebaiknya menjual produk yang paling tinggi harganya Rp300.000 atau lebih sedikit. Jika lebih dari itu, sangat beresiko jika akhirnya supplier ternyata memiliki kinerja tidak seperti yang diharapkan.

2. Jangan Menjual Produk Tiruan

Pilih produk yang tidak hanya unik dan menarik, tetapi juga asli. Daripada memilih menjual produk bermerek tetapi tiruan, akan lebih baik jika kamu menjual produk asli dan masih belum banyak dimiliki orang. Menjual produk tiruan hanya akan menurunkan nilai dan kepercayaan dari toko yang kamu miliki.

3. Jangan Menjual Produk yang Banyak Dijual

Kamu telah salah menilai jika kamu pikir bahwa produk yang banyak dijual adalah produk yang banyak dicari. Hal ini kemudian membuat kamu pun turut menjual produk tersebut. Alhasil kamu malah merugi dan produk kamu pun tidak laku juga. Oleh sebab itu, sebaiknya kamu tidak menjual produk yang sedang tren tetapi produk yang memang akan selalu dibutuhkan.

4. Lakukan Riset Produk Terlebih Dahulu

Agar mudah untuk mengetahui mana produk yang memang dibutuhkan dan mana yang hanya tren sesaat, kamu dapat melakukan riset terlebih dahulu. Riset produk ini akan sangat membantu kamu dalam menentukan produk yang paling direkomendasikan untuk kamu jual kembali ke masyarakat.

5. Periksa Pesaing yang Menjual Produk Sejenis

Sebelum memutuskan produk yang akan dijual, kamu juga perlu mengetahui lebih dulu pesaing dalam bisnis ini. Ada beberapa produk yang sudah memiliki penjual yang dipercaya dan dapat kamu jadikan ukuran penilaian. Bisakah kamu memberikan pelayanan pembelian yang lebih baik sehingga dapat menyaingi toko yang sudah lebih dulu?

6. Pilih Harga Modal Berkisar Rp50.000 – Rp300.000

Sebaiknya kamu memilih produk yang harga jual dari supplier berkisar antara Rp50.000 sampai Rp300.000. Kisaran harga ini adalah kisaran harga yang paling cocok untuk kamu tambahkan harga jual agar mendapatkan keuntungan. Jika harga modal lebih dari kisaran tersebut, akan sangat sulit untuk menambah harga jual yang masih tergolong terjangkau.

7. Pilih Produk yang akan Selalu Dibeli Kembali

Jangan menjual produk yang hanya dibutuhkan untuk sekali pembelian saja. Kamu sebaiknya membeli produk yang akan selalu dibeli lagi karena habis pakai. Sehingga pembeli kamu akan terus membeli lagi dan kembali membeli produk yang kamu jual. Artinya, pastikan untuk menjual produk yang terus dibutuhkan oleh masyarakat.

8. Pilih Produk yang Memiliki Komponen Berbeda

Akan lebih baik lagi jika kamu menjual produk yang memiliki komponen berbeda. Artinya ada komponen lain dari produk yang harus dibeli terpisah dan kamu pun menjual komponen tersebut. Hasilnya akan banyak pembelian yang dilakukan dan meningkatkan pemasukan kamu juga. Pembeli pun mengetahui bahwa kamu menjual produk dengan lengkap dan akan membeli kembali jika ada komponen yang masih kurang.

9. Produk Berukuran Kecil dan Bobotnya Ringan

Sebaiknya untuk produk yang dijual kembali adalah yang ukurannya kecil juga bobotnya ringan. Hal ini untuk menghindari biaya ongkos kirim yang terlalu besar sehingga pembeli enggan dan perhitungan saat berbelanja banyak. Semakin ringan bobot dan kecil ukurannya, pembeli akan lebih tertarik untuk membeli dalam jumlah banyak. Sehingga kamu pun dapat merasakan produk dropship yang menguntungkan dalam hal kemudahan pengiriman.

10. Produk yang Rumit untuk Digunakan

Tips yang terakhir, kamu sangat disarankan untuk menjual produk yang rumit digunakan. Alasannya adalah karena jenis produk seperti ini biasanya tidak banyak yang menjual. Jadi kamu memiliki peluang yang besar untuk sukses dalam berjualan. Hasil penjualan pun akan lebih tinggi dengan kemungkinan pembeli terus membutuhkan bantuan dalam penggunaannya.

Jadi itulah tadi penjelasan mengenai 10 tips memilih produk yang cocok untuk dropship dan menjadi bisnis online saat ini. Seperti yang sudah dijelaskan, kebanyakan orang belum mengetahui tips dalam memilih produk dropship ini. Sehingga akibatnya ada banyak orang yang gagal dengan menjual produk yang kurang tinggi penjualannya. Jadi pastikanlah kamu melakukan beberapa tips di atas terlebih dahulu, sebelum akhirnya menentukan produk mana yang harus kamu pilih!