Perbedaan Bahan Kain Polyester, Hyget, Viscose, TC dan CVC

10
perbedaan bahan kain polyester

Berbicara mengenai kain bahan, sebenarnya ada banyak sekali yang variasinya. Perbedaan antara yang satu dengan lainnya juga memiliki perbedaan sangat signifikan. Meskipun beberapa ada yang nyaris serupa. Bagi yang menggeluti usaha industri tekstil, maka tentunya sudah paham bagaimana cara membedakannya, serta mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing bahan. Tapi bagi masyarakat awam? Banyak yang bahkan tidak tahu dari bahan kain apa pakaian tersebut dibuat. Untuk menambah wawasan Anda, maka disini akan dikupas tuntas tentang perbedaan bahan kain Polyester, Hyget, Viscose, TC serta CVC.

Perbedaan Bahan Kain Polyester, Hyget, Viscose, TC, dan CVC

1. Polyester

Polyester sebenarnya dapat dikenali dengan mudah karena memiliki tekstur yang kasar apabila dibandingkan jenis kain bahan lainnya. Di pasaran, produk dari kain bahan ini akan dibanderol dengan harga yang murah dan seringkali dibuat untuk produk kaos masal. Karena serat kain yang kasar, maka polyester ini memiliki ciri khas berupa cepat kusut dan tidak menyerap keringat.

Meskipun begitu, polyester mempunyai tingkat keawetan yang cukup tinggi karena terbuat dari bahan baku campuran zat plastik dan serat dari minyak bumi. Hal inilah yang kemudian membuat produk dari polyester tetap tahan lama meskipun dicuci menggunakan mesin serta zat pembersih. Sehingga tidak heran apabila produk kaos dari bahan ini sangat laris manis di pasaran.

Baca Juga: Apa Itu Bahan Baby Terry?

2. Hyget

Hyget merupakan salah satu kain bahan sintetis yang terbuat dari kombinasi antara katun dan polyester. Yang kemudian menghadirkan bahan kurang tebal, kualitas standar dan hanya diburu oleh produsen dengan mangsa pasar kelas menengah ke bawah. Meskipun begitu, peminat hyget ini terbilang cukup tinggi dikarenakan harganya yang sangat murah.

Secara garis besar, hyget memiliki beberapa jenis varian yang kemudian mempengaruhi mahal atau murahnya harga. Untuk jenis tipis, biasanya digunakan sebagai produk kaos masal. Ada pula jenis biasa yang dibanderol dengan harga medium. Lalu ada jenis hyget super dengan bahan lebih tebal dan harga lebih mahal. Kemudian ada jenis hyget balon yang bertekstur lembut serta dingin, umumnya digunakan untuk bahan jilbab.

3. Viscose

Viscose adalah salah satu kain bahan yang dibuat dari inovasi rayon. Perusahaan yang menjadi produsen pertama viscose ini adalah American Viscose Corp, yang dibentuk pada tahun 1910. Dari sinilah kemudian bahan viscose dikenal secara luas.

Memiliki tekstur halus, lembut dan juga dingin ketika dikenakan. Bahan ini kemudian banyak dipakai untuk membuat produk seperti dress, kemeja, kaos, jilbab, underwear dan sebagainya. Viscose sangat diminati di pasaran karena harganya yang murah dan selain itu juga berkualitas. Bahan viscose dapat menyerap keringat secara cepat sehinga cocok dikenakan di negara beriklim tropis seperti Indonesia.

4. TC (Teteron Cotton)

Bahan Teteron Cotton atau yang lebih dikenal dengan singkatan TC ini terbuat dari kombinasi antara bahan baku alami kapas dan sintetis. Biasanya produk dari bahan TC memiliki komposisi 65% cotton dan 35% polyester (Tergantung kebutuhan dan kebijakan masing-masing produsen). Umumnya produk dari TC digunakan untuk membuat kaos polosan ataupun sablon.

Jika pada zaman dahulu TC memiliki ciri khas berupa rasa gerah ketika dikenakan, maka seiring perkembangan waktu telah mengalami transformasi menjadi bahan yang cukup adem sehingga nyaman dikenakan. Namun apabila terkena paparan matahari secara langsung, tetap saja akan terasa gerah.

5.CVC (Chief Value Cotton)

CVC merupakan kombinasi antara cotton dengan viscose. Sedangkan takaran komposisi bahannya tergantung pada produsen. Produk yang terbuat dari cvc ini memiliki keunggulan berupa tingkat keawetan tinggi. Hal ini dikarenakan tekstur kapas (cotton) yang sangat lembut ditopang oleh polyester sehingga tidak mudah rusak. Perbedaan bahan kain polyester dengan CVC bisa dirasakan dari teksturnya.

CVC ini sangat nyaman saat dikenakan dan umumnya digunakan untuk membuat seragam resmi seperti polisi, perawat, pns, sekolah, kemeja dan lain sebagainya. Untuk masalah harga, kain bahan cvc terbilang sangat ramah di kantong.