Pengertian, Definisi, dan Kegunaan Lengkap Leaflet

leaflet-adalah

Leaflet adalah salah satu alat promosi yang sangat umum digunakan oleh suatu badan usaha, baik perusahaan maupun perorangan, dalam kegiatan promosi dan pemasaran yang mereka lakukan.

Pada pembahasan kami kali ini, kami akan memberikan secara lengkap mengenai definisi lengkap terkait leaflet, sejarah dan asal-usul dari leaflet tersebut, fungsi beserta kegunaan leaflet, jenis-jenis leaflet, dan apa saja kelebihan serta kekurangan leaflet.

Apa itu Leaflet ?

apa-itu-leaflet

Seperti yang sudah kami jelaskan sedikit di atas, leaflet adalah suatu alat promosi atau pemasaran yang dicetak pada selembar kertas, yang umumnya mengunakan art paper atau art carton, dan memiliki dua atau lebih lipatan.

Di dalam leaflet sendiri biasanya berisikan informasi singkat mengenai suatu program, usaha, atau kegiatan yang dilakukan oleh seorang pemilik atau badan usaha, terkait dengan produk, jasa, atau acara yang mereka tawarkan.

Umumnya dalam mempromosikan suatu usaha, leaflet akan berisikan informasi spesifik atas satu jenis produk atau jasa diantara beberapa produk atau jasa yang anda tawarkan, meskipun banyak juga yang memanfaatkan leaflet untuk memperkenalkan keseluruhan produk atau layanan dari suatu usaha tersebut.

Bentuk dan Ukuran Leaflet

bentuk-leaflet
sumber gambar: uprinting.com

Bentuk paling umum dari leaflet adalah adanya lipatan pada selembar kertas tersebut, yang dilipat menggunakan teknik rel sehingga kertas tidak retak dan pecah pada bagian lipatannya (yang biasa terjadi apabila kita lipat secara manual).

A. Jumlah Lipatan pada Leaflet

Jumlah lipatan yang ada pada suatu leaflet sangat beragam, namun yang paling umum adalah menggunakan lipat dua (half-fold atau single fold) atau lipat tiga (tri-fold), meskipun ini kembali lagi pada kreatifitas masing-masing.

Beberapa teknik lipat leaflet tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Half fold/Single fold/Lipat dua, di mana kertas akan dilipat dua dengan masing-masing area memiliki luas yang sama alias proporsional
  2. Trifold, di mana leaflet akan dilipat menjadi tiga bagian dengan luas yang sama pada masing-masingnya,
  3.  Window fold / Gate fold, di mana leaflet akan dilipat tiga, dengan luas yang sama rata pada bagian paling kanan dan kiri, namun agak besar di bagian tengah, sehingga saat dilipat akan hanya terlihat bagian tengah tersebut saja,
  4. Lipat empat, di mana leaflet akan dibagi menjadi empat bagian sama rata.

Jumlah lipatan pada leaflet ini tentunya bisa anda pilih mana yang paling tepat, dan biasanya akan disesuaikan dengan beberapa hal, seperti:

  1. Tujuan leaflet, apakah hanya sebagai perkenalan atas usaha/brand/acara, atau mempromosikan suatu produk atau jasa, atau bisa juga sebagai spesifikasi rinci dari suatu produk dan jasa.
  2. Kepadatan materi, terutama materi tulisan, akan menentukan bagaimana sebaiknya suatu leaflet di desain,
  3. Konsep desain yang diinginkan juga sangat menentukan berapa banyak lipatan pada leaflet yang akan anda gunakan.

B. Ukuran Kertas pada Leaflet

Ukuran kertas leaflet sebelum dilipat biasanya menggunakan ukuran A4 standar, yaitu 21×29,7cm, namun apabila anda menginginkan leaflet dengan teknik lipat empat maka disarankan untuk menggunakan ukuran kertas yang lebih panjang dari A4, namun lebarnya sama.

Untuk mendapatkan ukuran yang dimaksud terakhir tersebut biasanya anda harus meminta kepada tempat anda membeli kertas yang akan digunakan sebagai bahan baku pembuatan flyer tersebut.

Tentunya ukuran di atas bukanlah menjadi patokan mutlak karena anda bebas berkreasi sesuai keinginan anda, akan tetapi ukuran A4 tersebut merupakan ukuran yang dapat dibagi habis pada kertas A3 sehingga akan mengoptimalkan anggaran untuk percetakan.

Sejarah Leaflet

sejarah-leaflet
sumber gambar: phillyseaport.org

Sejarah leaflet adalah salah satu sejarah tertua di bidang percetakan, yaitu berawal dari tahun 1439 ketika ditemukannya mesin cetak pertama kali oleh Johannes Gutenberg, seorang pandai besi berkebangsaan Jerman.

Penggunaan selebaran seperti flyer atau brosur pun semakin meluas, terutama pada kala itu digunakan untuk menyebarkan propaganda ataupun informasi sosial, politik, dan juga terkait dengan keagamaan.

Bahkan peran leaflet ini sangat penting pada saat terjadinya semua perang di dunia, revolusi, ataupun gerakan-gerakan kemanusiaan dan yang lainnya di mana akan banyak sekali beredar leaflet propaganda dari berbagai pihak di saat perang berlangsung.

Penggunaan leaflet sebagai media promosi untuk suatu usaha baru mulai populer di sekitar tahun 1950-an (meskipun sebelumnya juga sudah dilakukan), terutama dikarenakan mesin percetakan sudah bisa mencetak warna dan tidak hanya hitam putih saja.

Selanjutnya adalah seperti yang kita lihat seperti sekarang ini, di mana leaflet mulai hadir dengan beragam bentuk dan ukuran, serta menjadi salah satu alat pemasaran yang penting bagi suatu usaha dalam mempromosikan produk atau jasa mereka.

Fungsi dan Kegunaan Leaflet

fungsi-leaflet

Namun sesungguhnya, fungsi leaflet tidak hanya sebagai alat promosi saja, melainkan memiliki beberapa manfaat lainnya yang tidak kalah penting, yang akan kami jelaskan lebih lengkapnya berikut ini:

1. Sebagai Alat Promosi

Fungsi utama leaflet adalah sebagai alat untuk mempromosikan suatu bisnis, produk, jasa, dan juga suatu kegiatan atau acara yang akan diselenggarakan, kepada target konsumen atau pengunjung di suatu area.

Dengan menyebarkan leaflet, maka anda akan dapat memperkenalkan usaha, bisnis, atau kegiatan yang akan anda lakukan kepada target konsumen sehingga mereka akan lebih menyadari keberadaan dari usaha atau kegiatan milik anda tersebut.

2. Sebagai penyebar informasi

Selain berguna untuk kegiatan promosi, fungsi lain dari leaflet adalah sebagai alat untuk menyebarkan informasi akan suatu gerakan, bisnis atau usaha, acara, dan lain sebagainya sehingga informasi dapat diketahui oleh banyak orang.

Informasi-informasi yang umum tercantum di dalam leaflet adalah sebagai berikut:

  1. Nama/merk usaha atau nama kegiatan
  2. Produk atau layanan yang ditawarkan beserta penjelasan singkat
  3. Keunggulan dari produk atau jasa yang ditawarkan
  4. Cara pemesanan
  5. Nomor kontak yang bisa dihubungi

3. Sebagai profil singkat dari suatu usaha

Selain melalui Company Profile yang lebih jelas, rinci, dan lebih besar serta tebal ukurannya, leaflet juga dapat diisi dengan profil singkat dari suatu usaha yang dicetak dalam bentuk yang lebih ringkas sehingga mudah dibawa oleh target konsumen.

Dengan begitu, calon konsumen akan dapat dengan mudah menghubungi anda sewaktu-waktu pada saat dibutuhkan, terutama apabila leaflet anda disimpan oleh mereka.

4. Sebagai identitas perusahaan atau merk

Desain pada leaflet juga menentukan, terutama dalam hal memperkenalkan ciri khas atau identitas dari suatu perusahaan (Corporate Identity), dan atau suatu merk / brand, misalnya dengan menggunakan warna-warna atau ornamen yang senada dengan alat promosi lainnya yang dimiliki.

Dengan memperhatikan konsistensi desain pada masing-masing alat promosi, termasuk leaflet, maka target konsumen akan dapat dengan mudah mengenali brand/nama usaha anda ataupun nama acara/kegiatan yang akan diselenggarakan.

5. Sebagai alat promosi yang minim anggaran

Leaflet adalah salah satu alat pemasaran yang bisa dibilang paling minim anggarannya, sama seperti brosur dan flyer, terutama apabila dibandingkan dengan kegiatan pemasaran lainnya seperti memasang iklan di media massa atau di media digital.

Setelah anda lebih memahami tentang kelima fungsi dan kegunaan leaflet tersebut, maka selanjutnya adalah apakah menggunakan leaflet merupakan strategi yang tepat untuk bisnis atau usaha anda.

Kelebihan dan Kekurangan Leaflet

kelebihan-kekurangan-leaflet

Tentunya leaflet memiliki beberapa keunggulan atau kelebihan dibandingkan alat promosi lainnya, meskipun juga memiliki beberapa kekurangan. Lebih lengkapnya akan kami berikan penjelasannya berikut ini:

A. Kelebihan Leaflet

Beberapa kelebihan leaflet dibandingkan alat pemasaran lain adalah sebagai berikut:

  1. Bentuk dan ukuran leaflet sangatlah ringkas sehingga mudah dibagikan dan mudah pula dibawa oleh calon konsumen,
  2. Leaflet juga terkenal awet dan tahan lama, serta cukup tebal sehingga meningkatkan peluang untuk terus disimpan oleh calon konsumen dikarenakan mereka merasa sayang untuk membuangnya,
  3. Informasi lebih jelas dan rinci, tetapi tidak terlalu lengkap layaknya Company Profile dan tidak terlalu singkat layaknya flyer sehingga calon konsumen bisa lebih mengetahui lebih banyak mengenai produk, jasa, acara, atau usaha yang tercantum pada leaflet,
  4. Apabila desainnya unik dan menarik juga akan meningkatkan peluang untuk disimpan oleh calon pelanggan,
  5. Biaya produksi leaflet lebih murah dibandingkan alat promosi lainnya seperti pemasangan iklan atau cetak company profile.
  6. Dapat memfokuskan penyebaran pada satu area tertentu guna mengoptimalkan penargetan calon konsumen.
  7. Mudah dibawa dan juga mudah untuk dibaca oleh target konsumen.

B. Kelemahan Leaflet

Selain kelebihan-kelebihan yang ada pada leaflet tersebut, beberapa kelemahan yang ada pada leaflet adalah sebagai berikut:

  1. Sangat tergantung pada desain, terutama dalam hal pemilihan warna dan ukuran tulisan, layout, dan juga tingkat kepadatan informasi yang ada di dalamnya, di mana hal-hal tersebut akan menentukan dibaca atau tidaknya leaflet tersebut,
  2. Tidak terlalu efektif dan efisien apabila menargetkan calon konsumen pada area yang terlalu luas,
  3. Berkontribusi meningkatkan limbah kertas terutama apabila desainnya kurang menarik dan disebar ke area yang terlalu luas, karena banyak yang akan dibuang begitu saja,
  4. Meskipun biaya produksi lebih murah dibandingkan beberapa alat promosi, tetapi akan lebih mahal dibandingkan promosi yang dilakukan via media sosial seperti Facebook dan Instagram,

Berbagai kelebihan dan kekurangan yang kami sebutkan di atas bukanlah hal yang mutlak dikarenakan masih ada beberapa faktor penentu keberhasilan promosi menggunakan leaflet, mulai dari jenis produk/jasa yang ditawarkan hingga tren dan desain leaflet itu sendiri.

Tentunya akan kami kembalikan kepada anda untuk mempertimbangkan apakah leaflet masih layak atau tidak untuk anda gunakan sebagai salah satu alat promosi, karena menurut kami, selama ada anggarannya, semua alat promosi itu wajib untuk digunakan.

Anda juga bisa membaca tulisan kami terkait dengan dunia desain dan percetakan lainnya seperti apa saja kelebihan stiker sebagai media promosi, kemudian bagaimana cara membuat kartu nama lebih menarik, bagaimana menghasilkan desain logo yang keren, kemudian hahal terkait spesifikasi cetak, lalu tips desain kop surat perusahaan, kemudian perbedaan brosur dan flyer, dan masih banyak lagi.

Kami harapkan anda dapat memahami lebih dalam setelah membaca tulisan ini, terutama dalam menentukan apakah leaflet adalah alat pemasaran yang tepat dan sesuai bagi anda maupun bagi bisnis anda.