Trik Menghindari Revisi Desain Tak Hingga dari Klien

88
Menghindari Revisi Desain

Menghindari revisi desain tak hingga sangat sulit untuk dilakukan oleh kebanyakan desainer grafis. Khususnya karena desainer grafis dan revisi tiada henti sangat berkaitan. Sebagai pekerjaan untuk mendesain berbagai macam proyek, desainer grafis memang dianggap dan diharapkan dapat mengikuti permintaan dari klien yang memiliki proyek. Tidak jarang juga keinginan klien ini harus diikuti dengan berbagai kemungkinan revisi.

Jumlah revisi pada desain ini tidak ada batasan pastinya. Hanya disebutkan sampai klien puas dengan hasilnya. Tentu saja terkadang juga kamu mungkin menemukan klien yang tidak pernah puas. Atau lebih parahnya lagi memiliki keinginan dan selera yang berubah-ubah. Itulah mengapa kamu perlu untuk menghindari revisi desain tak hingga ini.

Bagaimana cara kamu dapat menghindar dari jumlah revisi desain yang tak berhingga? Bagaimana kamu dapat memberikan batasan bahwa revisi harus ada dalam batas yang logis? Tentunya kamu memerlukan trik yang akan dibahas pada bagian berikut ini.

5 Trik Menghindari Revisi Desain Tak Hingga dengan Mudah dan Efektif

Seorang desainer grafis pastinya ingin memberikan hasil pekerjaan yang terbaik, untuk itulah ada kemungkinan revisi. Sayangnya, klien pun ada juga yang seringkali menggunakan kesempatan revisi ini dengan tidak bijaksana. Terlalu banyak revisi pada pekerjaan yang itu-itu saja tentu sebainya kamu hindari. Berikut ini trik agar kamu dapat menghindarinya dengan mudah dan efektif juga untuk dicoba.

1. Informasikan Batasan Revisi dengan Jelas Sejak Awal

Sejak awal kamu memulai proyek dengan klien, penting untuk menginformasikan batasan revisi. Kamu harus menjelaskan pada klien bahwa ada jumlah batasan revisi yang dapat kamu berikan. Hal ini tidak hanya bertujuan untuk kamu dapat menyelesaikan pekerjaan lebih tepat, tetapi juga untuk klien dapat lebih teliti memeriksa hasil pekerjaan karena adanya batasan revisi.

2. Minta Informasi Proyek dan Ketentuan Desain dari Awal Pekerjaan

Agar tidak ada kesalah pahaman yang menyebabkan revisi tidak juga selesai, maka kamu sebaiknya meminta informasi proyek lengkap dengan ketentuan desain sejak awal pekerjaan dari klien. Misalkan ketika anda mengerjakan proyek desain jenis logo, maka untuk mendapatkan desain logo yang keren maka komunikasikan dengan jelas. Jadi ketika klien di lain waktu menyebutkan ketentuan dan informasi yang berbeda tentu kamu dapat menjelaskan bahwa revisi terjadi karena perubahan informasi dari klien dengan informasi di awal, bukan karena kamu kurang profesional dan teliti.

3. Manfaatkan Pengalaman Kamu Menjadi Konsultan untuk Klien

Sebagai seorang desainer grafis kamu tentu sudah mengetahui bahwa ada banyak pekerjaan sebelumnya yang membuat kamu menjadi berpengalaman. Pengalaman ini yang membuat kamu layak menjadi konsultan untuk klien kamu. Jadi cobalah untuk memberikan saran dan rekomendasi kepada klien selama masa pengerjaan proyek. Hal ini akan membuat pekerjaan kamu tentunya lebih mudah karena klien mendapatkan rekomendasi dan saran dari kamu.

4. Percaya Diri dalam Desain Kamu

Saat kamu menunjukkan hasil pekerjaan desain, kamu harus percaya diri. Kepercayaan diri dalam mendesain ini akan membuat klien pun ikut percaya dengan hasil pekerjaan tersebut. Jadi klien tidak akan meragukan dan kemudian meminta banyak revisi dari pekerjaan yang sedang kamu lakukan. Oleh sebab itu,  sebagai seorang desainer grafis kamu harus percaya diri.

5. Gunakan Kata-kata yang Tepat

Trik yang terakhir untuk melengkapi trik yang sudah dijelaskan sebelumnya adalah bahwa kamu harus memilih penggunaan kata yang tepat. Sejak awal, saat berkonsultasi, hingga saat menunjukkan hasil yang kamu perlu tunjukkan adalah bahwa kamu sangat ingin pekerjaan ini selesai dengan sangat baik melalui penggunaan kata yang paling tepat. Jangan sampai klien tidak berkesan dengan penggunaan kata yang salah.

Itulah tadi informasi mengenai apa saja trik yang dapat kamu lakukan untuk dapat menghindari revisi desain tak hingga. Semoga dengan mengetahui informasi ini kamu menjadi tidak lagi terbebani dengan revisi tiada akhir dari klien yang unik ini. Yang perlu kamu perhatikan adalah tetap jaga hubungan baik kamu dengan klien agar pekerjaan dapat terselesaikan dengan baik, cepat, dan memuaskan.