Kaos Polos Jahit Rantai: Sejarah dan Alasan Digunakan

Kaos Polos Jahit Rantai

Kaos polos jahit rantai adalah jenis kaos yang diketahui dibuat dengan tipe jahitan rantai di beberapa bagiannya. Tentu jika kamu adalah orang yang sudah lama bekerja di bidang konveksi tidak asing lagi dengan istilah tipe jahitan. Tipe jahitan memang ada beberapa macamnya. Secara standar mutu dalam pembuatan pakaian, ada tiga 3 teknik dasar menjahit yang sebaiknya digunakan. Ketiga tipe jahitan tersebut adalah jahit rantai, jahit obras, dan jahit overdeck. Nah untuk pembuatan kaos polos, tipe jahit rantai adalah tipe jahitan yang pasti digunakan dan menjadi bagian yang penting untuk memastikan kualitas kaos yang dihasilkan.

Jika kamu belum mengetahui atau masih asing dengan tipe jahit rantai ini, maka tidak ada salahnya kamu memahami mengenai jahit rantai ini sekarang juga. Pengetahuan tentang apa sejarah dari jahit rantai dan apa yang membuatnya dipilih menjadi tipe jahitan yang digunakan dalam kaos polos akan menjadi informasi menarik untuk kamu. Pertimbangan lebih lanjut terkait jenis kaos dan jenis jahitan yang sebaiknya dipakai pun dapat kamu ketahui melalui informasi ini. Jadi terus simak penjelasan mengenai kaos polos jahit rantai dan fakta-faktanya pada bagian berikut ini.

Sejarah Ditemukannya Jahit Rantai

Teknik jahitan yang dinamakan jahit rantai ini diketahui diberi nama sesuai hasil jahitannya yang terlihat seperti membentuk rantai. Bagaimana sejarah dari ditemukannya teknik menjahit ini? Catatan sejarah menunjukkan bahwa jahit rantai pertama kali diperkenalkan oleh bangsa Cina. Sebelumnya teknik jahit ini menjadi teknik dalam kesenian bordir untuk menghiasi makam-makam anggota kerajaan. Bordir tersebut akan dilakukan pada kain sutra dan digunakan sebagai hiasan makan.

Banyaknya masyarakat Cina kemudian menjadi faktor menyebarnya teknik jahitan ini ke seluruh dunia. Bangsa Cina yang tinggal di berbagai belahan bumi diketahui tidak pernah meninggalkan kebiasaan budayanya, sehingga kebiasaan dalam menghias kain sutra dengan teknik jahit rantai pun kemudian juga dikenal oleh masyarakat dunia. Teknik jahitan ini kemudian diadaptasi menjadi teknik jahit yang bermutu untuk pakaian, khususnya untuk kaos polos saat ini.

Alasan Kaos Polos Jahit Rantai Lebih Banyak Ditemukan

Hampir semua kaos polos dijahit dengan teknik jahit rantai. Pastinya kamu penasaran kan kenapa teknik jahit yang sejarahnya digunakan untuk bordir kain sutra saat ini malah banyak digunakan pada kaos? Alasan kaos polos jahit rantai banyak ditemukan adalah karena teknik jahit ini sangat mudah dilakukan untuk memastikan kualitas jahitan kaos lebih baik dari teknik jahit lainnya.

Teknik jahitan dengan bentuk rantai ini diketahui pasti dilakukan untuk menjahit bagian kaos di pundak kiri dan kanan, belakang leher, dan bawah lengan. Hasil jahitan teknik rantai pastinya juga sangat rapi. Belum lagi nilai lebihnya karena hasil jahitan terlihat unik seperti rantai.

Manfaat lain mengapa teknik jahit rantai dipilih untuk pembuatan kaos adalah karena hasilnya lebih awet menjaga jahitan kaos. Kaos akan sangat mudah lepas jahitannya jika tidak menggunakan teknik rantai ini. Tentunya kaos akan menjadi lebih cepat rusak dan tidak bisa dipakai lagi jika jahitan sudah lepas di beberapa bagiannya. Itulah beberapa alasan mengapa jahit rantai tetap digunakan dalam pembuatan kaos polos.

Demikianlah informasi menarik yang pasti baru kamu ketahui terkait kaos polos jahit rantai dan sejarahnya. Informasi tadi pastinya membuat kamu menjadi lebih yakin dan mengerti mengapa jahit rantai cocok digunakan dalam pembuatan kaos polos atau juga bisnis kaos distro pada umumnya. Jadi untuk selanjutnya ketika kamu bekerja dalam mendesain dan memroduksi kaos, jangan sampai kamu tidak menggunakan teknik penting jahit rantai ini ya. Selamat mendesain dan memroduksi kaos buatan kamu sendiri!