8 Cara Memilih Font untuk Desain Website yang Tepat

Font untuk Desain Website

Font untuk desain website menjadi salah satu aspek yang penting dalam website dan yang membuatnya juga menjadi balance. Desain yang dibuat dengan sangat bagus, ternyata tidak menjamin dapat enak dipandang. Khususnya untuk website yang digunakan sebagai media informasi. Tentunya website akan menggunakan banyak huruf untuk menyampaikan informasi dalam penggunaannya. Kamu yang menggunakan website untuk berbagai tujuan pun membutuhkan font huruf yang mudah untuk dibaca dan digunakan sehari-hari. Hal ini yang disebut sebagai web desain. Jadi website tidak dibuat asal jadi, namun harus dipertimbangkan seluruh elemen di dalamnya termasuk juga font.

Jenis font seperti diketahui ada sangat banyak jumlahnya, ada font yang bisa kamu akses secara gratis namun ada juga yang harus kamu bayar dahulu untuk dapat digunakan. Banyaknya jenis font ini tidak semua layak digunakan dalam setiap konsep. Ada beberapa font yang dapat digunakan hanya untuk konsep tertentu. Jika website yang kamu gunakan adalah website untuk pemasaran produk, maka kamu harus menggunakan font yang sesuai dengan konsep produk kamu.

Hal memilih font untuk desain website ini yang akan dicoba dibahas pada kesempatan kali ini. Tentu kamu tidak ingin bukan website pemasaran produk kurang dikunjungi hanya karena fontnya yang tidak terbaca dan kurang menyatu dengan desian website secara kesuluruhan? Oleh sebab itu, kamu harus terus menyimak pembahasan di bawah ini karena selanjutnya akan dibahas bagaimana cara memilih font untuk desain website yang tepat.

8 Cara Memilih Font untuk Desain Website yang Tepat

Pemilihan font dalam desain website sangat penting karena menentukan apakah informasi yang ada di website tersampaikan dengan baik atau tidak. Selain itu, font pada website yang terbaca dengan jelas dan sesuai dengan konsep dapat menunjukkan keseimbangan seluruh elemen desain. Jadi kamu pun perlu tahu bagaimana cara agar kamu dapat memilih font yang tepat untuk desain website kamu. Pelajari 8 cara di bawah ini sebagai panduan kamu dalam memilih.

1. Buatlah Panduan Pembuatan Desain sesuai Brand Klien

Pertama, jika kamu membuatkan desain website untuk web yang klien punya maka kamu memerlukan suatu panduan. Mintalah panduan dari klien jika ada. Jika tidak ada kamu dapat mengajukan beberapa pertanyaan dan menyimpulkan jawaban-jawaban dari klien sebagai panduan untuk kamu mendesain web sesuai dengan permintaan klien termasuk juga font yang digunakan.

2. Gunakan Font yang Aman karena Terbaca dengan Mudah

Ada istilah font yang aman atau safe font. Berbagai jenis safe font ini dapat kamu temukan di google fonts. Jenis font yang dimiliki google adalah font yang dapat kamu gunakan karena keefektifan dalam penggunaannya. Font-font tersebut biasanya sudah aman dari hak cipta dan dapat kamu gunakan karena mudah untuk dibaca.

3. Hanya Pilih 3 Font untuk Digunakan dalam Satu Web

Satu website memang mungkin saja menggunakan lebih dari satu jenis font. Hanya saja penggunaan font pun ada batas maksimalnya agar terlihat tetap estetik. Jangan gunakan lebih dari 3 jenis font. Jenis font yang terlalu beragam akan membuat desain website tidak nyaman untuk dibaca. Terlalu banyak jenis font diketahui juga dapat mengganggu fokus.

4. Konsisten dalam Menentukan Desain Keseluruhan Web

Lagi-lagi konsistensi dalam mendesain adalah hal yang sangat penting. Pastikan kamu konsisten dalam menentukan setiap aspek desain, termasuk juga font. Jika kamu telah menggunakan satu jenis konsep font gunakan font tersebut untuk keseluruhan desain, paling tidak font dengan konsep yang sama jika memerlukan variasi. Jangan sampai ada ketidakkonsistenan yang membuat hasil desain web kurang memuaskan.

5. Perhatikan Font yang Ada pada Produk dan Sesuaikan

Ada juga cara memilih font untuk desain website yaitu dengan memperhatikan font yang sebelumnya sudah ada pada produk. Berbagai jenis produk, misal kaos, stiker, poster, dan banyak lainnya menggunakan font dalam desainnya. Agar desain konsisten cobalah sesuaikan font yang digunakan pada produk dengan yang digunakan pada website kamu.

6. Perhatikan Hirarki Penggunaan Ukuran Font

Hirarki adalah urutan yang perlu juga kamu pertimbangkan dalam penggunaan font. Website pasti memiliki heading, sub heading, dan sebagainya. Urutan ini yang harus kamu bedakan penggunaan fontnya. Selain membedakan jenis font dari masing-masing urutan, kamu juga dapat membedakan ukurannya saja. Hal ini tentu menjadi lebih mudah untuk kamu lakukan.

7. Temukan Font yang Paling Sesuai dengan Konsep Produk

Seperti yang pasti sudah banyak dibicarakan dalam suatu desain, konsep pasti ada dan digunakan hingga akhir desain selesai. Jadi pastikan juga dalam cara memilih font untuk desain website kamu memperhatikan konsep desain website awalnya. Cari font yang paling sesuai dengan konsep itu. Jangan menggunakan font yang jauh dari konsep dan membuat desain tidak seimbang.

8. Tentukan Posisi Font Diletakkan

Penting juga untuk memperhatikan pemosisian font dalam suatu desain website. Jenis font yang dipilih harus disesuaikan di mana akan diposisikan. Jika diposisikan sebagai judul, maka jenis font harus kuat, besar, dan menarik. Berbeda jika digunakan sebagai paragraf isi dan penjelasan, maka font yang digunakan harus sangat mudah untuk dibaca agar website mengundang banyak pengunjung untuk membaca.

Itu tadi sekitar 8 cara memilih font untuk desain website yang kamu punya atau kamu kerjakan untuk orang lain. Pastinya pemilihan font yang tepat akan signifikan manfaatnya untuk peningkatan traffic juga kebermanfaatan dari website itu sendiri layaknya tips desain kartu nama font pun penting dalam desain website. Jadi kamu tidak boleh sembarangan memilih jenis font yang mulai dari sekarang. Website pun memerlukan konsep desain, dan font adalah salah satu elemen di dalamnya yang perlu diperhatikan.