Tips Memilih Desain Paper Bag dan Cara Membuatnya

67
paper bag

Di era modern ini, penggunaan tas kertas atau paper bag tampaknya sudah menjadi suatu kepentingan bagi sebuah perusahaan. Jika beberapa tahun lalu paper bag hanya digunakan oleh brand ternama yang membuka outlet di mall-mall, saat ini tas kertas juga sudah banyak digunakan oleh pedagang kaos kaki lima untuk membungkus barang belanjaan para konsumennya.

Sebagai salah satu bagian dari branding dan marketing kekinian dalam menjaring konsumen potensial. Tidak mengherankan apabila kemudian paper bag dibuat dengan tampilan desain seunik mungkin. Namun dengan tetap menonjolkan logo dari perusahaan atau brand tersebut. Hal ini dilakukan karena bisa menjadi sebuah tolak ukur profesionalitas dari brand yang ditawarkan.

Saat ini tas kertas juga banyak difungsikan untuk tempat bingkisan supaya tetap rapi dan terlihat lebih mewah. Selain itu, tidak sedikit juga yang menggunakannya sebagai wadah belanjaan. Hal ini dapat dibuktikan dengan cara mudah, ketika Anda pergi ke sebuah pusat perbelanjaan besar atau area pertokoan, maka Anda akan melihat orang berlalu-lalang dengan memegang paper bag.

Kenapa banyak perusahaan memilih paper bag dibandingkan plastik?

Pada zaman dahulu, tempat pembungkus belanjaan yang umum digunakan adalah kantong plastik. Namun tampaknya kebiasaan tersebut mulai ditinggalkan seiring dengan berjalannya waktu. Ini dapat dilihat dari perusahaan-perusahaan ternama yang lebih memilih paper bag dibandingkan dengan plastik. Yang secara tampilan tampak lebih polos dan tidak menarik perhatian.

Sangat jauh berbeda dengan paper bag, bukan hanya menawarkan desain lebih kompleks dan full color saja. Tas yang terbuat dari kertas ini juga bisa menunjukkan nilai artistik suatu brand. Pembuatan paper bag pun terkesan sangat fleksibel, karena bisa menyesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan perusahaan. Jadi Anda bebas menentukan desain apa yang akan dipakai.

Tips Memilih Desain Paper Bag

Jika dilihat secara garis besar, maka dapat dilihat bahwa desain paper bag yang banyak digunakan umumnya sangat sederhana. Selain itu, warnanya juga terkesan netral. Padahal sebenarnya, saat harus terjun langsung dalam proses desain dan percetakan, akan membuat pusing tujuh keliling. Apabila Anda termasuk salah satunya, maka beberapa tips dalam memilih desain paper bag di bawah ini harus dikertahui.

1. Menyesuaikan dengan Produk

Sebelum memutuskan ingin menggunakan sebuah desain, maka sangat penting bagi Anda untuk menyesuaikan dengan produk yang ingin dipasarkan. Kenapa? Sebuah paper bag akan digunakan mewakili ciri khas dan mengekspresikan produk yang dibuat oleh perusahaan Anda. Oleh karenanya, sangat dianjurkan untuk memahami produk dan fungsinya terlebih dahulu.

Baca Juga: Tips untuk Memunculkan Nuansa Romantis dalam Desain

2. Memilih Warna Yang Tepat

Dalam proses pembuatan desain, Anda juga akan diribetkan dengan pemilihan warna yang tepat untuk desain tersebut. Memilih warna juga memerlukan perhatian besar, sebab warna yang tidak sesuai (terlalu terang atau terlalu suram) nantinya akan mempengaruhi tampilan paper bag.

Misalnya saja, untuk produk seperti kosmetik maka dapat menggunakan warna terang karena make up memang full color. Sedangkan produk seperti tas tradisional, maka cocoknya adalah warna-warna kalem dan vintage.

3. Konsultasi Kepada Ahli

Apabila perusahaan Anda memiliki anggaran atau budget cukup besar, maka tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan profesional. Jika perlu, menyewa desain grafis yang memang kompeten di bidangnya. Mempunyai teman berdiskusi akan membuat pikiran Anda menjadi lebih tenang karena beban sedikit terasa ringan. Selain itu, ide kreatif juga bisa mendapatkan jalan keluar.