Ciri dan Karakteristik Kertas Art Carton

53
art-carton

Bagi anda yang sering berhubungan dengan dunia percetakan tentunya pernah mendengar jenis kertas yang disebut dengan art carton dan art paper. Akan tetapi, pasti ada beberapa diantara anda yang masih belum terlalu memahami tentang jenis kertas yang satu ini.

Pada tulisan kali ini, kami akan membahas secara detail mengenai apa yang dimaksud dengan kertas Art Carton, bagaimana asal mula dan sejarah singkat dari kertas jenis tersebut, apa saja fungsi dan kegunaannya, serta apa saja jenis dan macam ketebalan dari art carton.

Apa itu Kertas Art Carton ?

apa-itu-art-carton
sumber gambar: spartanpaper.com

Kertas Art Carton merupakan salah satu jenis kertas yang umum digunakan untuk beragam keperluan, mulai dari kartu nama, brosur, hingga kepada pembuatan kotak makanan dan minuman dengan beragam bentuk.

Warna kertas art carton ini putih mengkilap di kedua sisi, kurang lebih serupa dengan art paper, tetapi ukurannya jauh lebih tebal sehingga cocok digunakan untuk produk cetakan yang membutuhkan bahan yang lebih kokoh dibandingkan art paper.

Kertas ini juga dikenal dengan istilah paperboard di luar negeri, atau terkadang disebut juga dengan cardboard, dan bahkan istilah art carton juga tidak digunakan di luar sana dan hanya dikenal di Indonesia saja.

Art Carton pada umumnya akan dapat dicetak full color dua sisi (bolak balik) dan bahkan lebih baik dibandingkan HVS atau art paper yang tipis karena cetakan tidak menembus ke sisi belakangnya.

Sejarah Singkat Kertas Art Carton

Kertas art carton ini pertama kali diciptakan pada tahun 1817 di Inggris oleh M. Treverton & Son, dan kemudian pada tahun 1860 penggunaan kertas art carton yang dilipat mulai meluas, dan kemudian pada 1935 kertas art carton mulai banyak digunakan sebagai kemasan untuk produk susu.

Penggunaan kertas Art Carton yang sudah dibentuk ke dalam pola mulai digunakan pertama kali pada tahun 1890 oleh Robert Gair, pembuat kantong belanja asal Skotlandia, di mana ia menemukan cikal bakal dari apa yang saat ini dikenal sebagai pisau pon.

Bagi anda yang belum tahu, pisau pon merupakan lempengan besi tajam yang sudah dibentuk sesuai pola potongan kertas yang ditempel pada papan kayu/triplek, yang biasa digunakan untuk membuat produk yang membutuhkan pola tertentu.

pisau-pon-art-carton
sumber: jasacetakmurah.wordpress.com

Contoh produk cetakan yang membutuhkan pola tersebut antara lain adalah paper bag, boks karton untuk kue, makanan, atau minuman, meskipun bisa juga digunakan untuk kartu nama yang ingin dibuat melengkung pinggirannya.

Biasanya biaya pembuatan pisau pon ini akan terpisah dari biaya percetakan, dan biasanya akan digabungkan ke biaya potong. Apabila anda akan sering mencetak produk sejenis dengan ukuran yang sama, disarankan untuk membuat pisau pon secara terpisah agar bisa anda simpan dan digunakan kembali saat mencetak.

Fungsi dan Kegunaan Art Carton

kegunaan-art-carton
sumber gambar: indiamart.com

Seperti sudah dijelaskan sedikit sebelumnya, kertas art carton ini bisa digunakan untuk membuat beragam produk percetakan dalam berbagai ukuran, dan biasanya kertas ini tersedia dalam ukuran plano atau A3.

Beberapa produk percetakan yang menggunakan kertas Art Carton antara lain adalah:

  1. Kartu nama yang agak tebal
  2. Brosur, leaflet, atau flyer
  3. Map perusahaan
  4. Cover buku
  5. Cover company profile
  6. Kalender
  7. Poster
  8. Table Tent
  9. Label, Tag
  10. Undangan
  11. Paper Bag beragam bentuk dan ukuran
  12. Dus makanan yang bisa dicetak
  13. Dus untuk barang-barang seperti souvenir

Tentunya masih banyak lagi produk cetakan yang dapat menggunakan art carton sebagai bahan baku utamanya, tetapi biasanya akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kreatifitas masing-masing.

Ragam dan jenis Art Carton

jenis-art-carton
sumber: paperboard.org

Selanjutnya kami akan membahas mengenai apa saja jenis-jenis Art Carton yang ada di pasaran, atau lebih tepatnya jenis kertas paperboard/cardboard yang bisa anda pilih sesuai produk percetakan yang diinginkan.

1. Folding Boxboard

Cardboard jenis ini merupakan pilihan tepat untuk anda yang ingin membuat dus/kemasan untuk suatu produk dikarenakan tingkat ke-kaku-an dan ketebalan yang baik, namun tetap bisa dilipat dan dibentuk sesuai pola.

Kertas jenis ini memiliki 1 sisi yang dilapis putih mengkilat untuk dijadikan landasan cetakan, sementara sisi satunya biasanya dijadikan bagian dalam dari dus dan tidak dicetak.

2. Art Carton

Kertas art carton sendiri merupakan salah satu jenis dari paperboard/cardboard yang memiliki karakteristik seperti art paper di mana pada kertas ini kedua sisi berwarna putih mengkilap dan bisa dicetak.

Art Carton ini bisa dipilih berdasarkan ketebalannya dan kekokohannya sangat tergantung dari seberapa tebal kertas art carton yang digunakan.

3. Kertas Corrugated

Kertas jenis corruggated ini merupakan kertas yang berwarna cokelat (serupa dengan kardus) dan memiliki gelombang-gelombang pada permukaannya, yang sangat umum digunakan untuk dus atau kemasan produk.

Corrugated ini merupakan salah satu jenis kertas yang ditemukan pada awal penggunaan paperboard sebagai material utama untuk membuat kemasan produk, tepatnya sejak tahun 1895 setelah perusahaan di Amerika Serikat mulai mempopulerkan produksi dan penggunaannya.

4. Kertas Samson

Jenis kertas yang satu ini merupakan salah satu jenis kertas yang unik, dikarenakan kertas Samson merupakan kertas hasil daur ulang dari Art Carton dan beragam jenis kertas lainnya, memiliki warna cokelat dengan serat-serat pada permukaannya.

Kertas samson sangat umum digunakan untuk membuat paper bag yang eco-friendly dan juga digunakan untuk pembuatan map dan amplop ukuran besar, serta biasa dicetak satu warna menggunakan printing atau sablon.

5. Kertas Duplex

Kertas duplex ini terdiri dari dua jenis, yaitu yang memiliki warna putih pada kedua sisinya serta yang hanya memiliki warna putih pada 1 sisi di mana area yang berwarna putih tersebut digunakan untuk lapisan yang dicetak.

Duplex biasa digunakan untuk pembuatan dus atau kemasan makanan dan juga banyak digunakan untuk kotak nasi oleh mereka yang memiliki usaha katering, dan tersedia dalam berbagai tingkat ketebalan yaitu 210, 230, 250, 300, 350, dan 400 gram.

5. Kertas Concorde

Jenis kertas yang satu ini tersedia dalam beragam warna, dan juga beragam ketebalan yang bisa anda pilih sesuai keinginan dan kebutuhan, serta pada permukaannya terdapat tekstur yang unik sehingga sering digunakan untuk kartu nama atau cover buku.

Kertas ini merupakan bagian dari jenis kertas fancy, dan memiliki beragam ketebalan mulai dari 80,100,220, hingga 300 gram/gsm.

6. Kertas Board

Board merupakan jenis kertas yang tebal dan biasanya tidak bisa dicetak, melainkan digunakan sebagai pelapis dari produk cetakan yang membutuhkan bidang yang tebal sepoerti undangan, atau sebagai bagian dari komponen untuk melakukan hard cover pada buku atau hasil tulisan lainnya.

Ketebalannya jauh lebih tebal dibandingkan yang lain, yaitu mulai dari 0,4mm hingga mencapai ketebalan 4,3mm sehingga hasil produk cetakan akan sangat kokoh.

7. Kertas Fancy Carton

Kertas fancy terdiri dari kertas fancy paper dan fancy carton, di mana ciri khas utama dari fancy ini adalah pada tekstur permukaannya yang cantik, dan bahkan kertas concorde merupakan salah satu varian dari kertas fancy ini.

Untuk fancy carton sendiri, tersedia pilihan ketebalan antara 220 gram/gsm hingga 330 gram/gsm.

8. Kertas Ivory

Kertas Ivory bisa dibilang sebagai salah satu kertas yang unik, di mana pada satu sisi ia memiliki permukaan mengkilap layaknya art carton dan art paper, akan tetapi di sisi lainnya permukaannya memiliki lapisan dof.

Selain memberikan kesan yang lebih elegan dikarenakan pilihan warna dan tekstur, kertas ini juga terkenal kuat dibandingkan jenis lainnya, dan memiliki pilihan ketebalan antara 210, 230, 250, dan 400 gram.

Tentunya harga dari masing-masing jenis kertas di atas akan berbeda per lembarnya, tetapi secara umum semakin tebal kertas tersebut maka harganya juga akan semakin tinggi, terutama untuk jenis kertas art dan fancy.

Ketebalan Art Carton

Kertas art carton ini memiliki beragam tingkat ketebalan yang bisa anda sesuaikan dengan apa yang anda butuhkan, dan biasanya tersedia dalam beragam ketebalan atau gramasi sebagai berikut:

1. 190 gram / gsm

Ukuran ini merupakan ukuran yang bisa dibilang jembatan antara art paper dengan art carton, sehingga kertas art carton dengan ukuran 190 gsm sering digunakan untuk mencetak kartu nama dan brosur yang tidak terlalu tebal.

2. 210 gram / gsm

Pada ketebalan ini art karton sudah mulai sering digunakan untuk kebutuhan kartu nama yang lebih tebal dan juga sebagai brosur serta keperluan seperti kalender meja dan map perusahaan.

3. 230 gram / gsm

Di ketebalan 230 gsm ini tidak terlalu banyak perbedaan penggunaan art carton apabila dibandingkan dengan 210 gram/gsm.

4. 260 gram / gsm

Memasuki ketebalan 260 gram/gsm ini art carton sudah mulai digunakan untuk kebutuhan produk percetakan yang lebih tebal lagi seperti paper bag, company profile, undangan, dan bahkan sudah mulai digunakan untuk pembuatan dus/kemasan.

5. 310 gram / gsm

Untuk ketebalan 310 gram/gsm ke atas maka art carton sudah bisa dibilang masuk ke dalam kategori board /papan, sehingga biasanya digunakan untuk produk percetakan yang lebih tebal seperti undangan, cover untuk company profile, map, dan juga dus/kemasan.

6. 360 gram/gsm

Pada ketebalan 360 gram/gsm, art carton biasanya hanya digunakan untuk kebutuhan pembuatan kemasan atau untuk pembuatan undangan dan juga hard cover dikarenakan sudah terlalu tebal apabila ingin digunakan sebagai brosur, dan materi promosi lainnya.

7. 400 gram/gsm

Hampir sama dengan ketebalan 310 dan 360 gram/gsm, art carton dengan ketebalan 400 gram/gsm juga hanya digunakan untuk beberapa kebutuhan tertentu saja, akan tetapi saat ini juga sudah banyak yang menggunakan ketebalan 400 gram/gsm untuk membuat kartu nama yang eksklusif.

Tentunya pada akhirnya semua akan kembali kepada kreatifitas desain dan pola dari produk percetakan yang diinginkan serta tidak ada aturan yang baku, namun sebaiknya anda tetap memperhatikan efektifitas dan efisiensi dari produk percetakan yang anda buat sehingga tidak malah terkesan tidak praktis.

Anda juga bisa membaca beberapa tips dan tulisan kami mengenai dunia percetakan lainnya di blog ini, seperti tips desain kartu nama yang berkelas, kemudian 4 tips cara desain brosur fashion, lalu kami juga pernah memberikan tips menentukan komposisi warna yang tepat, perbedaan antara brosur dan pamflet, tips membuat desain paper bag, dan masih banyak lagi tulisan lainnya.

Kami harap tulisan kali ini akan dapat memberikan gambaran serta informasi lebih kepada anda mengenai kertas art carton serta segala hal yang terkait dengan kegunaan serta jenis-jenis kertas tersebut, sehingga akan membantu anda membuat produk percetakan yang tepat.