Cara Sablon Manual serta Alat dan Bahannya

284
Sablon Rubber

Cara sablon manual adalah berbagai tahapan yang perlu kamu lakukan untuk mencetak sablon pada kaos tanpa menggunakan mesin. Sablon adalah gambar atau desain yang dibuat untuk menghiasi bagian dari pakaian. Biasanya pada kaos, sablon ada di bagian depan dan di belakang atau bisa juga di bagian lengan. Sablon ini pun memang harus berkualitas jika ingin hasilnya bagus saat dikenakan. Jika tidak dilakukan dengan benar dan hati-hati, hasil sablon seringkali akan kurang memuaskan. Biasanya hasil sablon pun dapat kurang memuaskan, ketika menggunakan mesin digital yang kurang bagus. Itulah mengapa kebanyakan konveksi memilih menggunakan sablon manual, daripada beresiko menggunakan sablon digital berdasarkan perbandingan berbagai perbedaan sablon manual dan sablon digital.

Sablon kaos manual walau memang lebih rumit dan sulit, namun hasilnya lebih mudah untuk dikendalikan. Kamu tentu juga ingin tahu bagaimana sablon manual dilakukan untuk memudahkan kamu jika ingin mempelajarinya. Nah untuk kamu yang ingin tahu bagaimana cara sablon manual dilakukan, maka kamu juga perlu tahu apa saja bahan dan alat yang harus disiapkan sebelumnya. Berikut ini penjelasan mengenai apa saja bahan dan alat yang perlu kamu siapkan terlebih dahulu untuk memulai prosesi sablon manual.

Bahan dan Alat untuk Cara Sablon Manual

Tentu sablon manual tidak dapat dilakukan jika kamu tidak memiliki bahan dan alat yang diperlukan. Kamu perlu mengetahui apa saja bahan dan alat tersebut untuk dapat menyiapkan sebelumnya. Bagi kamu yang sebelumnya tidak mengetahui apa saja yang harus kamu siapkan untuk melakukan sablon manual, maka simaklah penjelasan di bawah ini untuk mengetahui daftar bahan dan alat sablon manual.

  • Screen dan Frame: alat screen ini terbuat dari kain yang memiliki lubang-lubang kecil untuk menjadi tempat mengatur tinta yang akan ditempelkan ke kaos. Selain ada screen, terdapat juga frame yang menjaga screen tetap ada di tempatnya. Ukuran alat ini biasanya adalah 40 x 30 cm.
  • Rakel: alat yang digunakan untuk menyapukan tinta sablon ke permukaan kaos yang sedang dibuat. Panjang alat ini adalah 15 – 20 cm.
  • Busa: alat yang digunakan sebagai alas dari alat sebelumnya yaitu screen. Alat ini memiliki ukuran yang lebih besar dari screen yaitu 35 x 45 cm.
  • Kaca Bening: alat yang digunakan sebagai alat untuk rata dan membuat efek seperti sinar matahari. Besarnya adalah 40 x 50 cm.
  • Foto Emulsi
  • Lampu 250 watt
  • Sarung Tangan Latex
  • Kaos yang Disablon
  • Tinta Sablon yang Berkualitas
  • Ruangan yang Gelap

Itulah tadi beberapa daftar alat dan bahan yang perlu kamu siapkan untuk dapat melakukan sablon secara manual. Jadi setelah menyiapkan bahan-bahan di atas, barulah kamu dapat memulai proses sablon secara manual yang sudah ditunggu-tunggu. Bagaimana langkah-langkah sablon manual ini? Berikut penjelasan lengkapnya.

6 Langkah Mudah dalam Cara Sablon Manual

Tidak mungkin seseorang dapat melakukan sesuatu tanpa panduan yang jelas, oleh karena itu pada bagian ini akan diberikan panduan untuk kamu yang ingin mencoba melakukan sablon manual sendiri. Caranya tidak sulit dan hanya perlu dilakukan dalam 6 langkah mudah. Apa saja langkah mudah tersebut? Simak penjelasan lengkap masing-masing langkahnya pada bagian di bawah ini.

1. Desain Gambar Sablon Terlebih Dahulu

Sablon hanya dapat dilakukan jika kamu sudah memiliki gambar yang akan disablon. Oleh sebab itu, langkah pertama yang wajib kamu lakukan adalah mendesain gambar sablon terlebih dahulu. Gambar sablon ini bisa kamu buat sendiri atau bisa juga kamu ambil dari foto hasil kamera. Namun kualitas gambar harus tinggi agar tidak pecah saat disablon.

2. Lapis Gambar Kamu dengan Foto Emulsi

Selanjutnya, kamu harus menggunakan foto emulsi yang sudah kamu siapkan. Lapis seluruh gambar kamu dengan emulsi foto ini di atas screen. Gunakan rakel untuk menyebarkan lapisan hingga merata. Kamu harus melapisinya melebihi area gambar yang akan diprin. Jadi tidak akan ada bagian yang tidak tercetak nantinya.

3. Buka Gambar dan Biarkan Terkena Cahaya

Setelah menunggu cukup lama, maka kamu dapat membuka lapisan gambar dan membiarkannya terkena cahaya lampu bohlam (namun masih di dalam ruangan yang gelap). Letakkan screen dan frame berisi gambar di atas lapisan hitam dengan posisi terbalik. Tempelkan kemudian bahan transparan dari gambar kamu di atas screen ini. Kemudian biarkan panas lampu melelehkan tinta sablon sesuai dengan foto.

4. Bersihkan Screen yang Telah Digunakan

Kamu pun harus menyiram screen dengan air dingin untuk menemukan pada bagian mana gambar sablon mengalami kebocoran. Kamu harus terus menyiramnya hingga seluruh gambar terlihat dengan jelas. Pastikan untuk membiarkan screen  hingga kering dan tidak ada foto emulsi yang tersisa di gambar sablon kamu.

5. Mulai Pencetakan Gambar Sablon

Pencetakan sudah bisa dimulai dengan kamu menuangkan secukupnya tinta secara horizontal dari atas screen printing yang kamu gunakan. Ambil rakel kamu dan ratakan tinta ke bagian-bagian yang diperlukan. Sesekali tekan rakel untuk memastikan tinta diserap dengan baik oleh bahan kaos yang digunakan dalam proses sablon ini. Jika diperlukan kamu pun dapat memanaskan kaos hingga 400 derajat celcius agar tinta benar-benar kering.

6. Bersihkan Alat dan Bahan yang Ada

Terakhir, alat dan bahan yang sudah kamu gunakan harus segera dibersihkan. Hal ini dilakukan agar alat dan bahan tersebut dapat digunakan lagi selanjutnya. Kamu tidak perlu repot-repot membeli yang baru dan menghabiskan banyak biaya untuk melakukan sablon manual lagi. Jadi pastikan untuk membersihkannya secara menyeluruh.

Demikianlah tadi penjelasan mengenai apa saja bahan dan alat serta langkah dalam cara sablon manual yang perlu kamu ketahui. Seluruh informasi di atas pastinya akan sangat membantu kamu, jika selanjutnya kamu menemukan kebingunan dalam proses sablon. Selamat mencoba dan semoga hasil sablon manual kamu tidak mengecewakan ya!