Cara Pasang Stiker Motor yang Baik dan Benar

cara-pasang-stiker-moto

Pada artikel kali ini, kami akan memberikan tahapan dan cara pasang stiker motor yang baik dan benar sehingga terlihat keren dan awet, serta tidak membuang-buang uang karena kesalahan yang tidak perlu.

Memiliki motor tunggangan yang terlihat keren tentunya merupakan keinginan dari para pemilik kendaraan roda dua yang satu itu, karena selain bisa menambah prestise di mata yang memandang, juga dapat meningkatkan kepercayaan diri pengendaranya.

Untuk mengubah motor menjadi terlihat lebih menawan, biasanya pemilik motor melakukan beragam modifikasi mulai dari mengganti ban, velg, knalpot, kaki-kaki, dan banyak lagi yang bisa dilakukan supaya motor tampak lebih keren dan gaya.

Tetapi itu semua tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit dan sangat menguras kantong, belum lagi ditambah biaya perawatan harian dan bulanan yang tidak kalah besarnya.

Karenanya banyak pengendara motor yang mencoba menyulap tampilan motor mereka, tidak dengan mengganti spare part atau melakukan modifikasi, melainkan dengan memasang stiker motor yang juga umum disebut dengan decal atau striping.

Yang dimaksud dengan striping atau decal ini adalah menempelkan stiker pada bagian badan motor dengan motif-motif garis ataupun corak lainnya yang sekiranya akan membuat motor terlihat unik, berbeda, dan tentunya keren.

Untuk pembuatannya sendiri bisa dilakukan dengan melakukan pemesanan kepada penyedia layaanan digital printing, atau membeli stiker yang sudah jadi dari para penjual yang biasanya sudah menyiapkan beragam motif pilihan.

Kendala terbesar dari menggunakan stiker motor alias striping ini adalah pada pemasangannya ke badan motor, terutama kalau tempat anda membeli atau mencetak stiker tidak menyediakan jasa pemasangan.

Oleh karena itulah di artikel kali ini Porinto akan memberikan bagaimana cara pasang stiker motor sendiri yang benar dan tidak merusak stiker maupun badan serta lapisan permukaan motor yang ingin ditempel stiker tersebut.

Sebelum membahas lebih lanjut, anda juga bisa membaca artikel kami lainnya terkait dengan dunia sablon dan percetakan seperti pengertian leaflet dan fungsinya, kemudian apa saja kelebihan dan kekurangan sablon Polyflex, lalu definisi dan kegunaan stiker vinyl, serta masih banyak lagi artikel lainnya.

Jenis Stiker Motor

jenis-stiker-motor

Jenis stiker motor yang umum digunakan untuk striping atau decal biasanya menggunakan bahan vinyl, tetapi biasanya lebih dilihat dari merek atau produsen pembuatnya seperti Ritrama atau Oracal.

Tetapi tidak hanya stiker berbahan vinyl polos saja yang bisa digunakan untuk melapisi badan motor supaya terlihat keren, melainkan ada beberapa jenis lainnya yang kesemuanya akan kami bahas sebelum mengarah kepada tutorial mengenai cara pasang stiker motor sendiri.

Sebagai catatan, sebaiknya anda memilih bahan yang sudah masuk ke dalam grade otomotif sehingga akan lebih kuat dan tahan lama dibandingkan yang bukan, dan biasanya penjual akan menginformasikan apakah stiker yang dijual termasuk ek dalam grade tersebut atau tidak.

1. Stiker Glitter

Stiker Glitter merupakan stiker yang pada permukaannya berisikan butiran-butiran seperti pasir namun berkilau, dan umumnya digunakan untuk melapisi badan motor secara keseluruhan alias tidak untuk striping saja.

Dengan melapisi badan motor dengan stiker glitter ini dijamin penampilan motor akan terlihat lebih mewah dan juga elegan sehingga memberikan kesan premium pada motor yang anda tumpangi.

2. Stiker Scotchlite

Stiker scotchlite adalah jenis stiker vinyl reflektif yang berguna untuk memantulkan cahaya lampu pada malam hari, sehingga stiker akan terlihat menyala di dalam gelap meskipun tidak seperti glow in the dark yang menggunakan lapisan fosfor.

Jenis stiker ini umum dijadikan striping pada area-area tertentu sehingga motor akan mudah terlihat di malam hari saat disorot cahaya lampu mobil, yang selain bisa menambah tampilan motor menjadi lebih keren juga memberikan keamanan berkendara di malam hari.

3. Stiker DC Fix

Stiker DC Fix ini biasanya digunakan sebagai lapisan dasar pada badan atau bodi motor, dan umumnya tersedia dalam berbagai pola serta corak seperti kulit jeruk, krom, kayu, dan lain sebagainya.

4. Stiker Polimeric

Jensi stiker Plimeric adalah jenis yang cukup umum digunakan sebagai striping atau decal pada badan motor, yang mana Ritrama serta Oracal juga mengeluarkan seri khusus untuk stiker jenis ini.

Untuk stiker jenis ini ada yang bukan merupakan otomotif grade dan itu tidak kami sarankan, sehingga sebaiknya anda benar-benar memastikan apakah stiker Polimeric yang anda beli itu sudah memenuhi standar atau grade otomotif atau belum.

5. Stiker Ritrama

Ritrama merupakan produsen stiker asal Italia yang memiliki beragam varian jenis stiker vinyl, yang bisa anda pilih sesuai dengan kebutuhan, termasuk untuk kebutuhan striping atau decal pada motor.

Harga stiker Ritrama tidak terlalu mahal apabila dibandingkan Oracal, dan kualitas serta ketahanannya pun cukup bersaing sehingga banyak yang memilih merek ini terutama apabila anggaran mereka terbatas.

6. Stiker Oracal

Oracal adalah salah satu merek dagang dari perusahaan Orafol asal Jerman, dan bisa dibilang merupakan produsen stiker terbaik dan bersaing ketat dengan pesaing-pesaingnya seperti 3M dan Ritrama.

Stiker Oracal sendiri sebenarnya terbagi menjadi beberapa jenis seperti Oracal 651, Oracal 8100, Oracal 8300, Oracal 8500, dan lain sebagainya, namun yang umum digunakan untuk kebutuhan striping pada motor adalah seri 651-nya.

7. Stiker Cast Vinyl

Sebenarnya stiker cast vinyl ini adalah pengklasifikasian jenis stiker vinyl yang berkualitas tinggi, yang juga diproduksi oleh Oracal dan Ritrama, serta umum digunakan untuk keperluan striping dari para pembalap motoGP, Superbike, dan lain sebagainya sehingga keawetan dan ketahanannya tidak perlu anda ragukan lagi.

Yang mungkin menjadi kendala adalah dari segi harganya yang sangat mahal apabila dibandingkan stiker vinyl grade otomotif standar, di mana untuk cast vinyl ini harganya bisa mencapai Rp 1jt per meter persegi.

Dengan tersedianya beragam jenis stiker motortersebut, tentunya anda sudah mulai dapat menimbang dan memperhitungkan mana yang sesuai dengan kebutuhan anda, dan tidak perlu berpatok pada satu jenis stiker saja karena anda bisa mengabungkan beberapa jenis stiker sekaligus.

Misalnya anda menggunakan stiker glitter sebagai lapisan dasar, untuk kemudian diberikan kombinasi striping dari stiker scotchlite dan stiker cast vinyl atau polimeric, yang telah anda rancang sedemikian rupa sehingga hasilnya terlihat menawan.

Cara Pasang Stiker Motor

stiker-motor

Selanjutnya kami akan beralih kepada topik pembahasan utama dari artikel kali ini, yaitu mengenai bagaimana cara pasang stiker motor yang benar sehingga hasil akhirnya tidak mengecewakan dan menghindari anda dari stiker yang menjadi kusut, bergelembung, kurang menempel, dan laiin sebagainya.

Beberapa tips yang perlu diperhatikan pada saat memasang stiker motor antara lain adalah:

  1. Selalu mengerjakan pemasangan stiker dari bagian bawah terlebih dahulu baru kemudian bagian atas, lalu baru setelahnya bagian kiri dan kanan,
  2. Selalu bersihkan atau cuci permukaan yang akan ditempeli stiker dan kemudian lap hingga benar-benar kering,
  3. Pastikan stiker sudah terpotong menjadi bagian-bagian yang sesuai dengan area yang ingin ditempelkan stiker.
  4. Jangan terburu-buru mengerjakan pemasangan stiker dan lakukanlah secara perlahan, hati-hati, dan disertai kesabaran serta ketekunan.

Setelah melakukan langkah-langkah di atas, selanjutnya anda bisa menyiapkan beberapa peralatan yang akan dibutuhkan pada saat pemasangan stiker, yaitu:

  1. Hair dryer atau alat pemanas seperti Heatgun,
  2. Cutter
  3. Sun Poly
  4. Kain Lap kering
  5. Jarum pentul

Selanjtnya langkah-langkah pemasangan stiker motor yang dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Oleskan Sun Poly di bagian yang akan ditempel stiker lalu lap secukupnya dengan kain lap kering,
  2. Buka bagian atas atau ujung dari stiker kemudian tempelkan dan tarik perlahan sembari tangan kita yang satunya meluruskan tempelan stiker dan memastikan tidak ada gelembung,
  3. Lakukan secara perlahan dan jangan terburu-buru, serta jangan ditarik paksa,
  4. Apabila ada gelembung tusuk sedikit dengan jarum pentul supaya kempes dan kemudian ratakan dengan tangan,
  5. Panaskan stiker secukupnya dengan hair dryer atau heat gun setelah selesai terpasang supaya membuat stiker menempel dengan kuat.
  6. Apabila ada lebihan stiker di ujung-ujungnya, potong dengan cutter secara hati-hati dan kemudian ratakan menggunakan tangan.
  7. Ulangi tahapan di atas pada bagian stiker yang lainnya,
  8. Untuk pemanasan menggunakan hair dryer atau heat gun, bisa anda lakukan setelah semua stiker selesai terpasang atau pada setiap satu bagian stiker berhasil dipasang.

Dengan mengikuti tahapan di atas stiker akan dapat menempel dengan kuat serta tidak mudah terkelupas, selama anda benar-benar memastikan keseluruhan stiker sudah tertempel dengan rata tanpa ada lebihan ataupun gelembung di permukaannya.

Kesimpulan

cara-melepas-stiker-motor

Motor yang dipasangi striping atau decal atau stiker bodi keseluruhan tentunya akan membuat tampilannya semakin keren dan gaya yang akan dapat membuat semua mata yang melihatnya terpukau.

Dengan adanya beragam jenis stiker yang bisa digunakan pun semakin memperluas pilihan anda pada saat akan menentukan stiker jenis apa yang cocok untuk dipasang pada motor kesayangan.

Entah itu menggunakan striping ala pembalap moto GP dan superbike, melapisi dengan glitter supaya terlihat elegan, memakai scotchlite supaya terlihat berkilau di malam hari, apapun yang anda pilih selama dirancang dan memiliki konsep yang baik maka hasilnya pun akan memuaskan.

Yang perlu diperhatikan adalah kesabaran, ketekunan, dan kehati-hatian pada saat memasang stiker tersebu ke bodi motor, terutama pada area yang memiliki banyak lekukan yang merepotkan.

Dengan menggunakan metode serta perangkat yang tepat, maka memasang stiker motor sendiri pun tidak akan menjadi masalah, asalkan benar-benar memahami tata cara dan juga prosedur pada saat melakukan pemasangan stiker tersebut.

Usahakan berlatih terlebih dahulu dengan mencoba memasang stiker motor yang ukurannya kecil sebelum mulai mencoba memasang stiker berukuran besar, guna melatih memori dan membiasakan anda sehingga lama-lama akan terbiasa melakukannya.

Silahkan kunjungi artikel-artikel kami lainnya yang terkait dengan desain grafis supaya anda juga bisa belajar merancang desain stiker yang menawan, seperti artikel yang berjudul 10 tips cara desain stiker, kemudian apa saja jenis desain grafis yang perlu untuk anda ketahui, serta bagaimana cara desain profesional dan masih banyak lagi artikel desain lainnya.

Kami harap informasi yang kami berikan mengenai cara pasang stiker motor ini dapat bermanfaat bagi anda sehingga anda dapat mulai melakukannya sendiri dengan benar dan juga terlihat rapih, yang tentunya akan membuat penampilan motor anda semakin keren dan gaya.