5 Cara Sablon Kaos yang Populer dan Berkualitas

Cara Menyablon Kaos

Pada pembahasan kali ini, Porinto akan berikan bagaimana cara sablon kaos yang baik dan berkualitas, menggunakan beragam teknik disertai penjelasan yang lengkap, sehingga Anda bisa memilih mana yang tepat untuk digunakan.

Kaos sablon merupakan salah satu jenis pakaian yang populer dan banyak digunakan oleh setiap orang saat menjalani kegiatan dan aktivitas sehari-hari mereka.

Hal ini dikarenakan kaos sablon merupakan pakaian yang menggunakan bahan yang nyaman, dan bisa memakai beragam desain sesuai keinginan yang akhirnya menjadikan kaos sablon ini menjadi ajang untuk menampilkan jati diri dan ciri khas seseorang.

Tentunya ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi kualitas dari kaos sablon itu sendiri, dan hal ini juga akan kami bahas pada artikel kali ini, selain mengenai penjelasan singkat tentang kaos sablon dan juga cara sablon kaos menggunakan 5 macam tekniknya.

Apa yang dimaksud dengan Sablon Kaos ?

Sablon Kaos Satuan Surabaya

Sablon kaos merupakan suatu teknik untuk memindahkan desain yang dibuat menggunakan tinta atau bahan khusus, ke permukaan kaos polos dengan warna dasar yang beragam sesuai dengan selera masing-masing.

Teknik ini mengalami perkembangan yang semakin signifikan dari jaman ke jaman, yang mana pada awalnya pemilihan warna nya terbatas, hingga kini yang bahkan bisa mencetak langsung pada kaos menggunakan mesin DTG yang bekerja semacam printer.

Sejarah Sablon Kaos

19-jenis-sablon-terbaik-untuk-kaos-yang-awet-dan-tahan-lama

Teknik sablon sendiri sudah ada sejak masa Dinasti Song (926 – 1279 Masehi) di Tiongkok, yang kemudian pada akhir abad ke 18 mulai merambah ke dataran Eropa, dan semakin dikembangkan teknik serta metodenya terutama pada awal tahun 1910an.

Penggunaannya secara luas baru terjadi pada tahun 1960-an, yang dipopulerkan oleh salah satu artis terkenal saat itu yaitu Andy Warholl yang menjadikan teknik sablon sebagai suatu media artistik dan ekspresif.

Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Sablon Kaos

Sablon Kaos Satuan Jogja | Kualitas Terbaik | Porinto

Ada beberapa faktor yang dpat mempengaruhi kualitas dari suatu sablon kaos, yang akan menentukan keawetan dan ketahanannya, di luar dari bagaimana perawatan dari kaos sablon tersebut.

Berikut ini beberapa faktor yang menentukan kualitas sablon kaos tersebut:

A. Bahan Kaos

Bahan kaos merupakan salah satu faktor terpenting yang akan menentukan kualitas dan keawetan dari suatu sablon. Umumnya yang sering digunakan adalah bahan cotton combed yang memang memiliki tenunan yang baik dan tahan lama.

Tidak hanya bahan cotton combed (katun komed) saja, tetapi beberapa jenis bahan katun lainnya seperti cotton carded atau cotton slub sangat tepat dan baik untuk di sablon, dan semakin besar komposisi katun-nya maka akan semakin baik.

Hal itu dikarenakan bahan katun akan lebih mudah menyerap tinta sablon sehingga sablon akan lebih cepat kering dan tidak mudah mengelupas dalm waktu yang lama sehingga terbilang awet.

Selain Cotton Combed dan Cotton Carded, bahan kaos lainnya yang cocok digunakan antara lain seperti Cotton Bamboo, Cotton Spandex, Supima, dan Tri-Blends yang banyak tersedia di pasaran.

Baca rekomendasi kami mengenai 10 bahan kaos yang bagus, apa saja jenis bahan kaos yang ada di pasaran, dan juga 7 jenis kaos yang cocok untuk sablon konveksi sehingga Anda bisa menilai dan menimbang sendiri mana jenis bahan yang Anda butuhkan.

B. Tinta Sablon

Faktor selanjutnya adalah pada pemilihan tinta sablon yang tepat, yang terkadang tidak cocok dengan bahan kaos yang digunakan, dan bahkan warna kaos pun akan dapat menyebabkan sulitnya tinta sablon meresap.

Pastikan Anda memilih tinta sablon yang tepat pada saat menyablon kaos, dan sesuaikan dengan warna kaosnya, apakah hitam atau warna cerah, karena akan membutuhkan teknik dan jenis tinta yang berbeda.

Jenis-jenis tinta sablon yang umum digunakan antara lain seperti tinta rubber, plastisol, flocking, Glow in The Dark, Discharge, High Density, Foil, Foam, dan masih banyak lagi jenis tinta lainnya.

Baca artikel kami mengenai 19 jenis sablon terbaik yang  awet dan tahan lama sehingga Anda bisa memahami secara lengkap mengenai pemilihan tinta sablon tersebut.

C. Proses Penyablonan

Proses penyablonan juga sangat menentukan kualitas sablon, terutama dalam menentukan apakah hasil sablon akan mudah luntur atau tidak, terutama apabila pengerjaan dilakukan terburu-buru dan tanpa perhitungan.

Saat proses penyablonan dilakukan secara terburu-buru, maka tinta sablon yang belum kering akan mengakibatkan sablon tersebut akan mudah menempel ke benda lain terutama saat bergesekan.

5 Cara Sablon Kaos yang Baik dan Berkualitas

Proses Sablon Kaos

Selanjutnya kami akan membahas mengenai apa saja 5 cara sablon kaos yang baik dan berkualitas untuk Anda ketahui sehingga bisa memastikan proses penyablonan berjalan dengan lancar.

1. Cara Sablon Kaos dengan Teknik DTG

Teknik DTG (Direct to Garment) merupakan salah satu teknik sablon yang semakin populer saat ini, seiring bertambahnya penyedia layanan sablon jenis ini dikarenakan mesin-mesin DTG yang juga semakin banyak tersedia.

Pada teknik sablon kaos DTG, proses penyablonan akan berlangsung layaknya printing kertas menggunakan mesin printer, di mana kaos polos akan dimasukkan ke dalam mesin DTG, dan kemudian desain akan disetel melalui program komputer yang tersedia, dan kemudian tinggal masukan perintah cetak pada program.

Lama tidaknya proses ini akan sangat tergantung dari kualitas mesin DTG yang digunakan, namun saat ini prosesnya sudah berjalan semakin cepat dibandingkan pada awal kemunculannya.

2. Cara Sablon Kaos dengan Teknik Sublimation

Teknik selanjutnya adalah menggunakan Sublimation alias teknik sublimasi, di mana proses penyablonan akan melalui transfer paper yang sudah dicetak pada printer menggunakan tinta sublim.

Proses pemindahan dari transfer paper ke kaos akan menggunakan mesin press khusus yang akan ditekan pada kaos, sehingga tinta akan menempel pada kaos dengan sempurna.

Teknik sublimasi ini akan lebih cocok digunakan pada kaos nerwarna putih atau berwarna cerah, dan tidak tepat untuk dipakai pada kaos berwarna gelap atau berwarna hitam.

3. Cara Sablon Kaos dengan Teknik Heat Press Printing

Teknik Heat Press Printing kurang lebih serupa dibandingkan teknik Sublimasi apabila dilihat dari proses penyablonannya, tetapi ada beberapa perbedaan mendasar.

Pada Heat Press Printing, Anda bisa menggunakan kaos putih atau cerah maupun kaos hitam atau gelap, dan proses penyablonannya akan menggunakan tinta sablon yang dicetak pada transfer paper khusus heat press.

Kertas khusus heat press tersebut selanjutnya akan ditempelkan pada kaos yang ingin disablon menggunakan mesin heat press seperti pada teknik sublimasi.

4. Cara Sablon Kaos dengan Teknik Screen Printing (Sablon Manual)

Teknik Screen Printing alias sablon manual merupakan teknik sablon tertua yang masih banyak digunakan hingga saat ini, dikarenakan kualitas warna yang dihasilkan dibandingkan metode lainnya, meskipun sudah mulai tersaingi oleh DTG.

Perangkat yang dibutuhkan pada teknik ini akan lebih banyak serta proses penyablonan akan memakan waktu lama, terutama dalam jumlah yang banyak.

Anda akan membutuhkan beberapa perangkat berikut untuk dapat melakukan teknik sablon manual ini, antara lain adalah sebagai berikut:

  • Screen dan Frame
  • Rakel
  • Busa
  • Kaca Bening
  • Foto Emulsi
  • Lampu 250 watt
  • Sarung Tangan Latex
  • Kaos yang Disablon
  • Tinta Sablon yang Berkualitas
  • Ruangan yang Gelap

Cara melakukan sablon manual ini langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Buatlah desain yang akan di sablon, kemudian cetak atau print desain tersebut dalam kualitas yang tinggi (hires),
  2. Lakukan proses penyablonan di ruang gelap, namun siapkan sebuah bohlam,
  3. Lapisi desain menggunakan emulsi foto pada screen/frame, kemudian ratakan lapisan emulsi menggunakan rakel sehingga akan menyebar merata ke seluruh desain,
  4. Lepas lapisan gambar dan terangi dengan pijar dari bohlam yang sudah Anda siapkan,
  5. Letakkan screen dan frame berisi gambar di atas lapisan hitam dengan posisi terbalik
  6. Tempelkan bahan transparan dari desain pada screen, dan panaskan dengan pijar bohlam tersebut hingga tinta sablon meleleh,
  7. Siram screen dengan air dingin untuk mengetahui apakah ada kebocoran pada sablon,
  8. Diamkan screen hingga kering sampai tidak ada sisa emulsi pada desain,
  9. Tuangkan tinta pada screen dan ratakan dengan rakel sembari ditekan supaya memastikan tinta benar-benar menempel,
  10. Selesai, bersihkan screen dan bahan-bahan lainnya dari tinta sablon supaya tidak menempel sehingga bisa digunakan kembali.

Teknik sablon manual ini, meskipun lebih rumit dibandingkan lainnya, tetapi biaya produksinya akan lebih murah sehingga banyak diminati, dan juga variasi desain yang bisa dicetak pun lebih beragam.

5. Cara Sablon Kaos dengan Teknik Vinyl Cutting

Teknik terakhir yang akan kami bahas adalah menggunakan teknik Vinyl Cutting, yang kurang lebih adalah menempelkan stiker vinyl pada kaos sesuai dengan desain yang diinginkan.

Pada teknik ini Anda tidak perlu menggunakan tinta sama sekali, melainkan hanya menggunakan bahan stiker yang tersedia di pasaran, kemudian cetak menggunakan mesin cutter sesuai dengan desain yang Anda masukkan pada program komputer.

Selanjutnya, tempelkan hasil cetakan tersebut pada kaos,, kemudian tekan dengan menggunakan mesin heat press hingga benar-bener menempel, lalu lepas lapisan beningnya perlahan supaya bagian desain yang diinginkan tidak ikut terkelupas.

Teknik ini juga serupa dengan teknik sablon polyflex yang memiliki proses serupa dengan menggunakan mesin cutting stiker, yang kemudian ditempelkan pada kaos menggunakan mesin press panas.

Baca artikel kami mengenai kelebihan dan kekurangan sablon kaos Polyflex untuk lebih mengetahui segala hal yang Anda butuhkan tentang teknik sablon tersebut sehingga bisa Anda jadikan pertimbangan.

Kesimpulan

Beragam cara sablon kaos yang kami berikan tersebut tentunya memiliki kelebihan dan kerugiannya masing-masing, namun tentunya apabila digunakan dan dikerjakan dengan baik, maka hasilnya pun akan baik pula.

Karenanya Anda perlu memahami apa yang Anda butuhkan sebelum menyablon kaos, dan tentu saja sesuaikan dengan hal-hal lain seperti kuantitas kaos sablon yang akan dibuat, tenggat waktu pengerjaan, warna dan bahan kaos, dan juga anggaran yang disediakan untuk produksi kaos sablo tersebut.

Baca artikel kami lainnya mengenai sablon seperti 8 cara merawat kaos sablon supaya tetap tahan lama, kemudian apa saja bahan kaos terbaik yang banyak dicari, 10 bahan kaos yang bagus dan nyaman, 6 bahan kaos distro dan perbedaannya, serta masih banyak artikel lainnya yang bisa Anda baca.

Semoga penjelasan cara sablon kaos yang kami berikan bisa membantu Anda dalam semakin memahami bagaimana melakukan sablon dan apa saja teknik sablon yang bisa digunakan, serta faktor-faktor apa saja yang berperan penting dalam menjaga kualitas dari suatu kaos sablon.