Tahapan dan Cara Membuat Kaos Polos

cara-membuat-kaos-polos

Berikut ini akan kami berikan tahapan dan cara membuat kaos polos untuk anda yang sedang mencari tahu mengenai informasi tersebut sehingga dapat memahami dan bahkan melakukannya sendiri dengan baik.

Kaos merupakan salah satu jenis pakaian yang umum digunakan oleh banyak orang di Indonesia, dikarenakan kemudahan dan kenyamanannya untuk digunakan dalam menjalankan kegiatan sehari-hari, dan juga sangat mudah dimodifikasi untuk terlihat keren.

Baik itu sebagai pakaian dalam ataupun pakaian saat melakukan aktivitas, sangat tidak mungkin untuk kita untuk tidak menemui seseorang yang menggunakan kaos sehari-harinya dikarenakan kegunaannya tersebut.

Kaos sendiri terbuat dari beragam jenis bahan, mulai dari yang organik dengan menggunakan bahan kapas (cotton), ataupun bahan sintetis seperti Polyester (PE), atau kombinasi dari keduanya.

Ukuran yang tersedia biasanya bervariasi, mulai dari ukuran untuk balita, anak-anak, remaja, hingga dewasa dengan ukuran tubuh yang besar pun tersedia dan bisa dibeli di toko pakaian manapun yang anda inginkan.

Anda pun bisa memilih untuk menggunakan kaos polos dengan beragam warna yang tersedia, ataupun kaos sablon dengan desain yang sudah disediakan oleh penjual, atau menggunakan desain anda sendiri.

Meskipun harga untuk satu buah kaos tergolong murah, meskipun tetap tergantung dari kualitas bahannya, tetapi tentunya kaos akan jauh lebih murah apabila anda mengetahui bagaimana cara membuat kaos polos sendiri.

Dan bahkan hal tersebut bisa dijadikan ladang bisnis yang menggiurkan, karena apabila anda mampu memproduksi dalam skala besar tentunya anda bisa menjadi penyuplai bagi toko pakaian atau distro atau bahkan anda bisa memulai bisnis toko pakaian anda sendiri.

Karena itulah pada artikel kali ini, kami ingin memberikan informasi tentang cara membuat kaos polos anda sendiri secara lengkap dan rinci sehingga anda akan tahu persis apa saja yang harus anda siapkan dan lakukan.

Sebelumnya, anda juga bisa membaca beberapa artikel kami mengenai kaos dan bahan kaos yang ada di website ini, mulai dari jenis bahan kaos yang tersedia di pasaran, cara melihat kualitas kaos yang bagus, bagaimana proses sablon kaos dengan teknik emulsi dilakukan, dan banyak lagi artikel lainnya.

Jenis Bahan Kaos

memilih-bahan-kaos-cotton-combed

Sebelum membuat kaos polos sendiri, tentunya anda perlu mengetahui apa saja jenis bahan kaos yang tersedia sehingga anda bisa memilih dan menentukan bahan mana yang akan anda gunakan sebagai material utama dari kaos polos yang ingin anda buat.

Secara umum, bahan kaos terbagi menjadi tiga, yaitu bahan kaos yang menggunakan bahan baku alami seperti kapas, wol, dan bambu, kemudian bahan kaos yang menggunakan material buatan (sintetis), dan juga bahan kaos yang mencampur kedua jenis tersebut dengan tingkat persentase yang berbeda-beda.

Untuk yang termasuk ke dalam bahan kaos yang menggunakan bahan-bahan alami antara lain adalah sebagai berikut:

  • Katun Kombed (Cotton Combed)
  • Katun Karded (Cotton Carded)
  • Katun Bambu (Cotton Bamboo)
  • Linen
  • Sutera

Kemudian untuk yang termasuk ke dalam bahan kaos sintetis alias buatan antara lain adalah sebagai berikut:

  • Polyester
  • Nylon
  • Rayon / Viscose
  • Woven

Dan selanjutnya yang merupakan perpaduan antara bahan sintetis dengan bahan alami, umumnya katun/kapas, antara lain adalah :

  • Tetoron Cotton (TC)
  • Hyget
  • Lycra
  • Lacoste PE Pique
  • Hycon

Beberapa hal yang membedakan antara menggunakan kaos yang memakai bahan alami dengan sintetis antara lain adalah:

  • Kaos sintetis umumnya lebih lentur dibandingkan yang menggunakan bahan alami,
  • Kaos sintetis umumnya lebih awet dan tidah mudah menyusut,
  • Kaos sintetis lebih baik dalam menahan panas,
  • Kaos sintetis umumnya anti bakteri,
  • Kaos sintetis lebih murah biayanya dibandingkan yang alami,
  • Kaos alami umumnya lebih adem saat dipakai,
  • Kaos alami tidak menimbulkan alergi atau reaksi kimia,
  • Kaos alami lebih baik bagi proses respirasi.

Dengan mengetahui beberapa informasi yang kami berikan di atas, tentunya anda bisa mulai mencoba memilih mana yang tepat untuk anda olah untuk menjadi kaos polos, dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Jenis Jahitan Kaos

sejarah-kaos

Ada beberapa jenis atau teknik jahitan yang umum digunakan pada kaos, yang biasanya akan menentukan kecepatan produksi serta kualitas dari kaos yang dihasilkan. Beberapa jenis jahitan tersebut antara lain adalah:

  1. Jahit obras, yang menggunakan mesin obras khusus yang umum digunakan untuk menggabungkan bagian lengan dengan badan kaos,
  2. Jahit Overdeck, yang menggunakan mesin overdeck dan umum digunakan untuk menjahit bagian lengan dan juga bagian bawah kaos,
  3. Jahit Rantai, yang umum digunakan pada bagian leher dari kaos dan juga bagian pundak, biasanya menggunakan mesin jahit jarum dua rantai.

Dapat anda lihat bahwa terdapat beberapa jenis mesin jahit yang digunakan untuk memproduksi kaos, tetapi umumnya hal tersebut dibutuhkan untuk konveksi besar yang memiliki tim penjahit yang banyak.

Untuk anda yang hanya ingin membuat kaos polos sendiri, anda bisa menggunakan mesin jahit yang anda miliki di rumah ataupun membeli mesin jahit untuk kaos polos yang memang dirancang untuk penggunaan pribadi.

Cara Membuat Kaos Polos

menjahit-kaos-sendiri

Selanjutnya kami akan mulai membahas mengenai tahapan dan cara membuat kaos polos yang umum dilakukan, mulai dari persiapan bahan hingga penyelesaian pengolahan bahan baku menjadi kaos polos tersebut.

1. Persiapan

Tahapan pertama yang perlu anda lakukan adalah mempersiapkan segala hal yang diperlukan dalam membuat kaos polos, yang mana hal-hal termasuk di dalamnya adalah sebagai berikut:

  • Menyiapkan mesin jahit dan alat-alat seperti gunting, staples, dan jarum pentul,
  • Menyiapkan bahan baku kaos,
  • Menyiapkan benang, umumnya yang sesuai dengan warna kaos,

Persiapan ini tentunya sangat diperlukan karena tanpa menyiapkan bahan-bahan di atas anda tidak akan bisa membuat kaos, terutama persiapan bahan baku kaos yang berupa kain dan bisa anda beli di toko konveksi, kemudian menyiapkan benang dengan warna yang sesuai, alat-alat jahit seperti mesin jahit, dan yang cukup krusial adalah membuat pola untuk kaos yang akan dibuat.

2. Pembuatan Pola

Pembuatan pola bisa menggunakan cara manual, di mana anda menggambar dan mengukur sendiri pola tersebut, atau menggunakan software desain pada komputer yang memiliki hasil lebih akurat.

Dengan menggunakan software nantinya anda akan lebih mudah dalam menentukan varian ukuran kaos yang ingin dibuat, seperti S, M, L, XL, dan lain sebagainya, tapi biasanya software CAD/CAM khsuus tekstil harganya lumayan mahal.

3. Uji Coba Pola

Selanjutnya anda perlu menguji coba pola yang telah anda buat tersebut untuk memastikan apakah hasil jadinya sesuai dengan ukuran yang ingin anda terapkan pada kaos polos nantinya.

Caranya, anda perlu melekatkan pola tersebut pada kain yang telah dibeli, kemudian rakit pola tersebut tanpa dijahit, tapi biasanya menggunakan jarum pentul atau staples terlebih dahulu pada setiap lekukannya untuk melihat gambaran hasil jadi dari kaos tersebut.

Ulangi proses pembuatan pola apabila hasil akhirnya belum sesuai dengan yang anda harapkan, sampai anda menemukan ukuran pola yang tepat untuk berbagai varian ukuran yang anda inginkan.

Pada tahapan ini, anda yang ingin memproduksi secara massal atau dalam jumlah banyak juga akan dapat mengetahui seberapa banyak kain yang akan anda beli secara akurat, sehingga anda tidak perlu khawatir akan kelebihan atau kekurangan.

Tetapi perlu diingat bahwa selalu akan ada kemungkinan terjadi produk gagal, yaitu kaos yang hasil jahitannya tidak sesuai pola, sehingga pertimbangkan juga error margin dari produksi kaos yang ingin anda lakukan dan persiapkan lebihan kain yang cukup.

4. Pemotongan

Tahapan selanjutnya adalah memotong kain yang telah anda beli dengan menggunakan pola yang telah siap dan juga telah diuji coba, yang mana hal ini bisa anda coba lakukan sendiri atau serahkan kepada penjahit, terutama kalau anda ingin memproduksi secara massal.

5. Pengelompokan

Tahapan yang umum disebut sebagai sorting ini umumnya dilakukan untuk anda yang memproduksi kaos polos dalam jumlah besar, yang mana pada tahap ini anda akan mengelompokkan kain-kain yang telah dipotong sesuai dengan varian ukurannya.

Pastikan tidak terjadi kesalahan dalam pengelompokan, karena nantinya setiap kelompok kain akan diberikan satu pola, yang mana kalau anda menyerahkan pekerjaan kepada tim penjahit atau vendor konveksi akan dapat meningkatkan risiko gagal produk yang semestinya tidak perlu.

6. Penjahitan Kaos

Selanjutnya adalah proses penjahitan kaos mengikuti pola kain yang telah dipoting, yang mana pekerjaan ini bisa anda kerjakan sendiri atau menyerahkannya kepada tim penjahit yang anda pekerjakan atau kepada vendor konveksi.

Pada produksi massal, tim penjahit atau vendor konveksi tersebut akan membagi-bagi pekerjaan ke beberapa bagian, misalnya sekelompok penjahit akan mengerjakan bagian lengan saja, dan sisanya mengerjakan bagian tubuh, dan apabila ada kerah maka itu akan diserahkan kepada kelompok penjahitnya sendiri.

Setelah masing-masing bagian selesai dijahit, barulah bagian-bagian tersebut dijahit menjadi satu kesatuan kaos polos sesuai keinginan.

7. Inspeksi dan Kontrol Kualitas

Selanjutnya anda bisa mencoba kaos tersebut apakah sudah sesuai dengan yang diinginkan, dan untuk produksi massal anda perlu memperhatikan kualitas jahitan apakah ada sisa benang yang menggantung, jahitan yang tidak rapih, panjang lengan yang tidak sama, dan lain sebagainya.

8. Setrika / Pressing

Selanjutnya anda sudah bisa menyetrika kaos tersebut untuk kemudian anda gunakan atau dilanjutkan ke proses penyablonan apabila anda ingin menyablon kaos tersebut.

9. Inspeksi Akhir

Untuk produksi masal, biasanya setelah tahap pressing atau setrika tersebut maka akan dilakukan inspeksi ulang terhadap kualitas kaos yang telah jadi tersebut, dan hanya dipilih yang benar-benar kualitas terbaik saja yang dijual ke konsumen.

10. Pengemasan

Setelah semua selesai dilakukan, bagi anda yang ingin menjual kaos-kaos tersebut bisa melakukan proses pengemasan, yaitu dengan melipat kaos-kaos tersebut kemudian dimasukkkan ke dalam kantong plastik transparan, yang akan dikelompokkan berdasarkan warna dan ukurannya, sehingga tidak tercampur-campur saat diterima oleh toko pakaian atau saat dibagikan ke konsumen.

Kesimpulan

Menjahit kaos polos sendiri bisa menjadi awal dari peluang usaha yang besar sehingga tidak ada salahnya untuk anda coba, terutama bagi anda yang memiliki semagat serta antusiasme yang besar terhadap dunia konveksi.

Kalaupun anda tidak bisa menjahit pun tidak masalah, karena anda selalu bisa melemparkan pekerjaan tersebut kepada jasa penjahit, meskipun kami sarankan anda untuk menguasainya supaya lebih mengerti tentang kendala serta masalah yang mungkin terjadi.

Untuk inspirasi bisnis lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel kami lainnya seperti apa saja tips usaha sukses bagi pebisnis pemula, tips usaha kuliner bagi anda yang hobi memasak, beberapa tips usaha modal kecil yang bisa anda coba, dan banyak lagi artike lain yang bisa anda jadikan referensi dan menambah inspirasi anda.

Semoga penjelasan kami mengenai cara membuat kaos polos sendiri ini bisa bermanfaat dan bisa anda jadikan panduan dalam menjahit kaos buatan anda sendiri, atau untuk memahami bagaimana proses pembuatan kaos itu terjadi.