10 Tips dalam Cara Desain Stiker

Cara Desain Stiker

Cara desain stiker adalah tips yang harus kamu ketahui agar stiker yang kamu buat menarik dan berkualitas bagus. Stiker adalah peluang bisnis yang tidak akan pernah mati, khususnya di masa-masa yang maju secara teknologi seperti sekarang ini. Keunikan dari stiker yang akan membuat stiker yang kamu buat akan laku di pasaran. Selain faktor keunikan desain dari stiker, ada banyak aspek penting lainnya dari stiker untuk memastikan bahwa stiker yang dihasilkan tidak akan mengecewakan atau lebih parah lagi terkesan ketinggalan zaman. Nah, bagi kamu yang ingin menjual hasil desain stiker kamu, penting untuk diketahui apa saja cara desain stiker yang tepat dan menjual.

Stiker adalah kertas yang dapat ditempel ke berbagai benda sebagai identitas atau tanda. Keunikannya dan macam-macam desain stiker ini juga menjadi alat promosi juga untuk beberapa perusahaan dan lembaga. Tidak jarang kampus dan sekolah, bahkan kegiatan menggunakan stiker sebagai media promosi dan sekaligus pemasukan dana. Hal ini yang menyebabkan desain stiker penting untuk dibuat. Tidak mungkin kamu akan menjual stiker yang tidak menarik sebagai alat promosi. Jadi pastikan untuk mendesain stiker dengan cara yang tepat berdasarkan beberapa tips yang akan dijelaskan pada penjelasan di bawah ini.

10 Tips dalam Cara Desain Stiker yang Menarik

Desain stiker memerlukan banyak pertimbangan dalam berbagai aspeknya. Agar kamu tidak bingung dalam mendesainnya, maka kamu sangat disarankan untuk mengikuti beberapa tips desain berikut ini. Pastikan untuk memperhatikan tips-tips dalam cara desain stiker ini dan hasilkan desain stiker yang layak untuk menjadi media promosi bahkan dijual ke pasaran dengan harga yang menguntungkan. Berikut ini 10 tips diantaranya:

1. Gunakan Desain Huruf (Typography)

Tips yang pertama penting untuk kamu ketahui adalah, desain stiker dengan huruf atau kata-kata. Pilihan kata-kata bisa merupakan kata-kata yang sedang tren saat ini. Namun walau hanya sekedar kata-kata, tidak bisa kamu menggunakan jenis huruf yang biasa saja. Pilih  beberapa desain huruf yang keren dan trendi atau yang saat ini dikenal dengan nama typography.

2. Gunakan Identitas yang Dipromosikan

Selanjutnya, kamu juga dapat memanfaatkan identitas dari apa yang dipromosikan sebagai objek desain. Identitas ini dapat berupa apa saja bentuknya. Ketika kamu mempromosikan suatu restoran dalam satu stiker, cobalah gunakan menu yang paling favorit menjadi objek desain. Begitu juga dengan bentuk promosi lainnya, ada sangat banyak objek yang dapat kamu gunakan.

3. Modifikasi dengan Tujuan Tertentu

Terkadang, cara desain stiker lain yang perlu juga kamu perhatikan adalah ada tujuan dari pembuatan stiker harus dikedepankan. Jika tidak mungkin mencapai tujuan dengan satu gambar, kamu dapat menambahkan beberapa tulisan. Misal saat kamu akan mempromosikan suatu media sosial, tidak cukup mungkin untuk membuat stiker logonya saja. Jadi kamu perlu juga mencantumkan alamat web yang dibutuhkan.

4. Modifikasi Logo Khusus untuk Stiker

Jika kamu sudah sering menemukan desain logo yang sama dijual, maka kamu dapat mencoba cara memodifikasi logo tersebut. Tidak selalu logo harus menggunakan warna yang sama. Kamu dapat mengubah beberapa bagian warnanya atau mungkin menambahkan desain baru untuk membuatnya berbeda dari desain yang sudah ada sebelumnya.

5. Pilih Warna yang Beragam dan Terang

Warna dalam desain stiker wajib kamu buat beragam. Ragam warna ini yang akan membuat stiker kamu menarik perhatian. Pemilihan warna-warna terang sebagai warna stiker pun perlu kamu lakukan. Jika warnanya terlalu gelap, biasanya setelah dicetak akan semakin gelap dan membuatnya kurang menarik dan tidak terlalu bagus hasilnya.

6. Pilih Bentuk Stiker yang Unik

Stiker harus dibentuk dan dipotong sesuai bentuk desain. Sehingga jika bentuk yang kamu pilih adalah bentuk menarik, bentuk stiker pun menjadi menarik. Bentuk yang menarik biasanya adalah bentuk yang unik. Bentuk tersebut contohnya seperti bunga, ulat, atau beberapa jenis hewan dapat menjadi inspirasi kamu dalam mendesain.

7. Sisipkan Desain yang Sederhana

Cara desain stiker yang tepat adalah mendesainnya sesederhana mungkin. Jangan membuat desain yang terlalu rumit dalam stiker yang ukurannya kecil. Kamu harus memastikan hanya desain yang penting dan memiliki impact saja yang harus kamu gunakan untuk pencetakan. Jika terlalu banyak dan penuh, desain menjadi tidak menarik.

8. Sisipkan Nilai Humor di Stiker

Ada juga tips yang cukup ampuh dalam mendesain stiker sekarang ini. Stiker banyak dibuat dengan menyisipkan nilai-nilai humor. Kara-kata yang digunakan atau bisa juga melalui gambar dapat menimbulkan tawa untuk yang melihatnya sehingga menarik untuk dibeli. Jadi pastikan jika ada ide humor yang menarik terkait stiker yang sedang kamu desain, sisipkan humor tersebut ke dalamnya.

9. Tentukan Bahan Stiker yang Bagus

Setelah proses desain sudah hampir selesai, selanjutnya kamu juga perlu mempertimbangkan apa bahan untuk cetak stiker yang bagus. Jenis bahan stiker dalam dunia percetakan ada banyak. Bahan stiker yang bagus sebenarnya adalah bahan yang doff. Artinya saat stiker dicetak permukaannya agak kasar atau tidak terlalu licin. Hasil stiker akan awet dan tahan lama, juga tidak mudah robek.

10. Tentukan Ukuran yang Ekonomis dan Efektif

Ukuran stiker pun seperti diketahui tidak boleh terlalu besar. Jika sudah sangat besar, maka artinya kamu membuat poster bukan stiker. Walau memberikan informasi identitas, stiker harus dibuat seekonomis mungkin dan seefektif mungkin. Harga stadar penjualan stiker pun sudah ada dan diharapkan stiker yang anda buat menjangkau harga tersebut.

Itulah tadi seluruh penjelasan mengenai apa saja cara desain stiker yang sangat disarankan untuk kamu perhatikan. Saat kamu mengikuti seluruh tips di atas tanpa terkecuali, maka dapat dipastikan bahwa hasil desain stiker kamu tidak akan mengecewakan. Bahkan kamu dapat menghasilkan keuntungan dari hasil desain yang menarik dan berkualitas ini. Jadi selamat berkarya dengan stiker yang kamu desain sendiri!