Cara Desain Profesional dan Dipercaya Klien

Cara Desain Profesional

Cara desain profesional dan dipercaya oleh para calon klien adalah dengan memiliki hasil desain yang tidak mengecewakan. Hal tersebut adalah kunci yang harus kamu jadikan panduan dalam setiap pekerjaan desain yang dikerjakan. Seringkali suatu pekerjaan memang terasa sulit untuk diselesaikan, sehingga kamu pun muncul rasa malas dan ogah-ogahan dalam menyelesaikannya. Namun hal seperti ini tidak boleh kamu lakukan lagi. Jika kamu tidak mengerjakan pekerjaan desain dengan sungguh-sungguh, maka hasilnya tidak akan terlihat profesional.

Sebenarnya suatu desain dapat dinilai keprofesionalannya bukan saja dari bagaimana kamu bekerja, namun dari aspek-aspek pada hasil desain itu sendiri. Aspek penilaian dari hasil desain ini juga yang kemungkinan dapat digunakan oleh klien untuk menentukan apakah akan menggunakan jasa desain kamu lagi atau tidak. Jika cara desain kamu profesional dan memuaskan, tidak hanya klien akan meminta menggunakan jasa kamu lagi tetapi juga mempromosikan hasil kerja kamu ke para kolega mereka. Itulah mengapa hasil desain yang profesional sangat penting untuk kamu perhatikan. Pentingnya hasil desain yang profesional ini juga yang kemudian dapat membuat usaha dan pekerjaan kamu semakin besar dan terus berkembang.

Sayangnya, untuk dapat menghasilkan suatu desain yang profesional tidak semudah seperti yang para klien bayangkan. Hal ini pasti disetujui oleh setiap desainer grafis termasuk kamu. Memang tidak semua desain terlihat profesional untuk satu konsep, dan begitu juga tidak semua desain terlihat acak-acakan layaknya draft mentah untuk konsep lain. Lagi-lagi hal ini bergantung bagaimana cara desain profesional menurut desainer grafis tersebut dan konsep yang digunakannya. Nah hal ini yang harus kamu ketahui, bagaimana kamu dapat memiliki cara desain profesional kamu sendiri, yang akan menjadi ciri khas kamu. Saat hasil desain kamu selalu terlihat profesional dan sesuai ciri kamu, maka itulah desain yang diharapkan oleh klien yang menggunakan jasa desain kamu setelah melihat portofolio desain kamu.

5 Cara Desain Profesional dan Memuaskan untuk Klien

Desain yang terlihat profesional pastinya memuaskan harapan klien yang menggunakan jasa kamu. Itulah mengapa kamu harus terbiasa menjadi seorang desainer grafis yang profesional juga. Bagaimana kamu dapat bekerja dengan cara yang profesional ini? Tentunya kamu perlu mengikuti beberapa cara di bawah ini. Gunakan cara di bawah ini dan jadikan serta bentuk karakter anda sebagai seorang desainer profesional. Akhirnya, hasil desain kamu pun tidak akan lagi menerima banyak revisi dan perbaikan karena sudah maksimal pembuatannya.

1. Gunakan Tulisan yang Baik dan Estetik

Cara yang pertama untuk menghasilkan desain yang profesional adalah dengan memperhatikan tata tulis. Tulisan apapun yang ada di desain anda tidak boleh salah ketik. Jika salah ketik, maka hasil desain kamu sudah kehilangan arti pembuatannya. Selain harus dapat menyampaikan informasi dengan tata tulis yang tepat, desian kamu juga harus memperhatikan nilai estetik dari tulisan yang ada. Pertimbangkan jenis font, ukuran font, warna font, dan penempatannya. Hal-hal tersebut yang akan membuat hasil desain kamu terlihat lebih profesional dan informatif.

2. Kalimat dalam Desain Harus dapat Dibaca

Seperti dijelaskan sebelumnya, walaupun sebuah desain lebih banyak membicarakan tentang bentuk dan warna, namun desain diketahui pun tidak lepas dari keberadaan kata-kata. Susunan kata-kata dalam suatu desain pun mungkin bisa lebih dari 1 kalimat. Oleh sebab itu, pertimbangkan bahwa bentuk huruf yang dipilih dan ukurannya dapat mudah untuk dibaca. Pasalnya, informasi dalam kalimat-kalimat tersebut disampaikan untuk dapat dibaca. Jika tidak dapat dibaca, maka hasilnya akan tidak berfungsi dan desain yang kamu buat pun menjadi sia-sia.

3. Konsisten dalam Konsep dan Teknik

Desain yang profesional harus memiliki prinsip konsisten. Setiap bagian dalam suatu desain harus harmonis. Keharmonisan dapat terlihat dari konsep desain hingga ke teknik desain. Hindari penggunaan konsep yang berbeda-beda dalam satu desain yang sama. Teknik dalam mendesain mungkin bisa berbeda, namun sebaiknya harus menghasilkan keselarasan misal dengan menggunakan tips menentukan komposisi warna. Jangan sampai desain yang dibuat menunjukkan warna yang tidak menyatu, gambar yang menutup informasi, dan banyak jenis kekurangan lainnya. Jadi pastikan untuk selalu konsisten dalam mendesain.

4. Manfaatkan Fungsi Batas Desain sebagai Bantuan

Batas margin pada desain pun perlu kamu jadikan suatu alat bantuan. Gunakan batas margin ini sebagai salah satu bagian dari desain. Adanya margin dapat membuat kamu lebih mudah menentukan posisi setiap elemen desain. Jadi desain tidak penuh hanya di titik tertentu saja. Keberadaan batas margin ini pun membuat kamu tahu sampai batas mana desain akan dicetak dengan baik dan terbaca. Jadi tidak ada masalah lagi mengenai hasil desain yang tercetak tidak baik seperti sebelumnya.

5. Pastikan Kualitas File Hasil Desain Tinggi (High Quality Design)

Terakhir, hasil desain harus kamu pastikan memiliki kualitas yang bagus. Setiap elemen dalam desain harus tercetak dengan jelas. Jika ada gambar, maka gambar tidak boleh pecah. Jika kamu menyimpan hasil kerja desain, maka pastikan menyimpan dalam ukuran paling besar yang mungkin. Hal ini untuk memastikan bahwa hasil cetak nantinya tidak akan mengecewakan. Terlebih dahulu kamu juga dapat melakukan tes cetak. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memastikan bahwa warna yang kamu harapkan dapat tercetakk sama. Tidak muncul warna lain dan mengganggu keharmonisan desain dibuat.

Itu tadi seluruh penjelasan mengenai apa saja cara desain profesional yang dapat memuaskan klien hasilnya. Setelah kamu tahu beberapa cara mudah yang sudah disebutkan di atas, tentunya hasil desain kamu mulai sekarang harus semakin diperbaiki lagi. Desain kamu harus terlihat profesional dan kamu pun dapat diakui sebagai seorang desainer profesional. Terus belajar dan produksi hasil desain terus menerus untuk pengalaman dan pembelajaran kamu!