Apa Itu Bahan Fleece?

39
Bahan Fleece

Sudah menjadi sebuah rahasia umum jika dalam industri tekstil, bahan fleece adalah salah satu primadona yang paling banyak peminatnya. Kain bahan ini sangat terkenal karena memiliki sifat ramah lingkungan.

Untuk menambah informasi dan wawasan mengenai apa itu bahan Fleece, bisa menyimak pembahasan di bawah ini.

Bagaimana Cara Membuat Bahan Fleece?

Biasanya, Fleece dibuat dengan menggunakan imitasi benang woll sebagai bahan bakunya. Komposisi tersebut kemudian akan dikombinasikan dengan bahan lain seperti katun serta polyester. Yang mana kita mengenalnya dengan Fleece Polyester. Selain itu, ada juga Fleece Bamboo yang dibuat dari campuran antara Fleece dengan Cotton Bamboo.

Cara pembuatan bahan Fleece juga terbilang cukup unik, karena prosesnya dimulai dengan memelintir rajutan benang hingga memiliki bentuk sebuah kain. Sedangkan ukuran benang dan rajiut inilah yang kemudian akan menentukan ketebalan Fleece.

Diameter benang yang lebih tinggi menjadi sebuah tanda bahwa bahan tersebut memiliki tekstur lebih halus dan timbangannya ringan. Sedangkan benang dengan ukuran angka yang rendah akan menghasilkan kain Fleece lebih tebal.

Tekstur Kain Bahan Fleece

Karena banyak dijual di pasaran, sebenarnya tidak sulit untuk mengetahui bagaimana karakteristik kain berbahan Fleece. Bayangkan saja sebuah kain yang memiliki tekstur dengan bagian luar lembut dan sedikit berbulu. Sementara itu, bagian dalamnya memiliki tingkat kehangatan tinggi serta dapat menyerap keringat, panas ataupun air dengan baik.

Bukan hanya itu, bahan Fleece juga memiliki kemampuan untuk bernafas di dalam maupun luar udara. Sehingga sudah pasti bahwa sirkulasi udara yang akan didapatkan oleh kulit ketika mengenakan Flecee akan lebih baik dibandingkan beberapa jenis kain bahan lainnya.

Fleece juga terkenal memiliki elastisitas yang tinggi, jadi penggunanya tidak perlu merasa khawatir apabila kain akan melar atau kendor saat dipinjamkan kepada orang lain yang memiliki postur tubuh lebih besar. Dengan kata lain, kain Fleece ini sangat fleksibel. Jika cotton combed biasanya digunakan untuk membuat kaos, bahan fleece ini biasa dibuat menjadi sweater.

Produk Yang Menggunakan Bahan Fleece

Umumnya, kain Fleece digunakan untuk membuat sisi dalam dari produk jacket outdoor atau sweater. Namun, di Indonesia yang memiliki iklim tropis, Fleece bisa dimodifikasi ke dalam beragam jenis produk seperti selimut, bad sheet dan lain sebagainya. Banyak para penggelut bisnis dropship tokopedia yang menjual selimut dengan bahan ini.

Bagaimana Cara Merawat Bahan Fleece?

Meskipun bahan Fleece terbilang sangat umum di pasaran dan banyak yang memilikinya, tapi ternyata tidak sedikit yang belum tahu bagaimana cara merawatnya. Di bawah ini adalah hal yang harus diketahui tentang perawatan Fleece sehingga tidak merusak kualitasnya

• Berbeda dengan kain bahan yang memiliki karakteristik bulu lainnya, Fleece ini terbilang aman meskipun dicuci dengan mesin. Tapi dengan catatan, bahwa suhunya harus di atur di titik paling rendah dan putaran yang paling pelan.
• Sangat dilarang menggunakan pemutih, pelembut atau pewangi kain saat mencuci bahan Fleece. Karena semua produk di atas bisa merusak daya serap dan juga ketahanan air yang dimiliki oleh kain Fleece.
• Saat menjemur, maka letakkan bagian dalam kain di area luar supaya warna kain tidak menjadi pudar. Selain itu, sebaiknya jemurlah di tempat yang tidak terkena paparan sinar matahari supaya tetap awet
• Karena bahan Fleece sangat sensitif terhadap panas berlebih, maka tidak disarankan untuk menyetrikanya. Guna menjaga kerapian baju, setelah dijemur bisa langsung dilipat kemudian masukkan dalam lemari.