3 Tips Pemasaran Iklan Efektif Oleh Perusahaan Besar Dunia

3 Tips Pemasaran Iklan Efektif Oleh Perusahaan Besar Dunia

Gimana sih caranya agar produk kita cepat dikenal orang? Mungkin ini adalah pertanyaan yang sering kali kamu ajukan, namun sampai saat ini masih belum ketemu jawabannya. Selain definisi iklan, kita akan mengulas 3 tips marketing yang menjadi bagian iklan perusahaan-perusahaan besar mulai dari konsistensi merek, sampai dengan analisa penjualan.

Semua ini kami dapatkan dari brand ternama dunia seperti Starbucks sampai dengan Cisco.

Namun sebelum kita terjun langsung pada 3 tips yang dapat kamu implementasikan ke bisnis yang sedang kamu kembangkan, lebih baik kita bahas terlebih dahulu pengertian iklan dan tujuannya untuk bisnis kamu.

Pengertian Iklan

Iklan adalah sebuah usaha pemasaran yang dilakukan perusahaan atau organisasi demi menyampaikan pesan tertentu kepada target masyarakat. Ya iklan sendiri bukan hanya bagi perusahaan untuk memperkenalkan produk mereka seperti iklan mobil yang memperkenalkan Toyota Camry 2019 terbaru. Namun juga iklan pada tahun ini akan dipadati oleh pemasaran partai politik demi membangun image yang diinginkan oleh pihak terkait.

Image yang dibangun ini bergantung pada konten iklan yang disajikan. Nanti akan kita bahas lebih dalam tujuan iklan berdasarkan jenisnya baik itu untuk membangun image organisasi atau perusahaan sampai dengan memperkenalkan produk demi meningkatkan penjualan langsung.

Ciri-ciri iklan yang efektif pastinya padat akan konten, namun banyak juga perusahaan/organisasi yang memiliki budget lebih dalam. Disini mereka berusaha meningkatkan rasa penasaran masyarakat dengan menampilkan tayangan atau jenis iklan yang menghibur, walaupun konten tentang perusahaan terbilang sedikit sekali.

Iklan rokok kebanyakan menganut prinsip ini. Karena ada larangan untuk mempromosikan produk rokok secara langsung. Namun demikian, tidak menutup jumlah iklan yang tayang seolah iklan tersebut mampu menjadi sinyal reputasi dari sebuah brand terhadap kompetitor mereka.

Tujuan Iklan

Tujuan iklan pada akhirnya adalah untuk meningkatkan penjualan. Walaupun bisa ada banyak bantahan karena sebagian besar iklan dewasa ini lebih untuk mempopulerkan brand perusahaan demi meningkatkan trust dari pembeli potensial.

Brand awareness sangat bergantung pada frekuensi iklan, walaupun ada banyak juga cara meningkatkan brand awareness dengan biaya marketing yang sangat murah. Salah satu teknik populer adalah dengan menggunakan sablon kaos. Kamu bisa menyebarkan kaos dengan sablon logo perusahaanmu secara gratis atau sebagai hadiah dalam event acara di akhir pekan. Jika dibandingkan nilai dan modal yang harus kamu keluarkan jelas sablon kaos bisa menjadi selayaknya baliho berjalan abadi. Selama kaos tersebut dipakai konsumen kamu.

Nah setelah membahas definisi dan tujuan iklan diatas, mari masuk ke 3 tips pemasaran iklan efektif untuk kamu implementasikan di bisnis yang kamu bangun saat ini.

Tips Iklan #1 : Kenali setiap produk dan jasa yang kamu miliki

Jika kamu menawarkan beberapa jenis produk dan jasa yang berbeda, sangat penting untuk menentukan produk mana yang pantas untuk kamu promosikan saat ini.

Dalam dunia pemasaran, kamu membutuhkan analisa penjualan yang dapat menghasilkan:

  1. Produk/jasa mana yang berhasil dengan baik di pasar. Dimana produk/jasa ini bisa terjual dengan lebih baik jika ada dorongan dari iklan
  2. Produk/jasa yang kurang diterima sesuai harapan awal
  3. Produk/jasa baru yang memiliki potensi di pasar

Nantinya, sebagian besar budget marketing kamu bisa kamu tempatkan berdasarkan hierarki produk yang kamu miliki. Dengan cara ini, produk di hierarki paling atas biasanya mampu untuk mendongkrak kepopuleran produk-produk di bawahnya. Sehingga kamu bisa lebih menfokuskan budget pemasaran yang kamu miliki dengan potensi capaian kinerja yang nyata, tanpa menduga-duga bahkan menunggu berbulan-bulan lamanya.

Teknik ini populer pada perusahaan-perusahaan yang memiliki produk yang banyak dengan budget marketing yang besar. Kamu sebenarnya juga bisa menggunakan teknik ini, karena secara fundamental sebenarnya sama. Intinya, lebih baik fokus pada produk yang mampu memberikan hasil penjualan secara langsung, atau pada produk utama yang kamu miliki saat ini.

Dengan begitu, brand awereness dapat meningkat sekaligus penjualan yang efektif berdasarkan analisa penjualan yang kamu lakukan sebelumnya.

Tips Iklan #2 : Konsistensi merek

Coba lihat Starbucks dengan desain bahkan bau yang sama persis, tidak peduli dimana outlet tersebut beroperasi. Konsistensi brand sangatlah penting. Dalam hal ini perusahaan Starbucks mengimplementasikannya dengan sangat baik.

Barista tidak diperkenankan untuk menggunakan parfum agar setiap outlet Starbucks memiliki ciri khas bau nya sendiri.

Disini mungkin perusahaan kamu saat ini belum memiliki banyak outlet seperti Starbucks, Indomaret, KFC atau Breadtalk, namun kamu tetap bisa memastikan konsistensi merek yang ingin kamu perkenalkan kepada calon pelanggan, dengan beberapa cara berikut.

  1. Gunakan warna dan logo secara konsisten dalam berbagai bentuk pemasaran baik secara online, sampai dengan logo di kaos sablon yang kamu pasarkan.
  2. Pastikan visi dan misi perusahaan yang konsisten. Terutama tentang image brand yang ingin kamu tampailkan, kepada karyawan perusahaan.

Baca juga: Tips Desain Logo yang Unik dan Kreatif

Tips Iklan #3 : Beri kembali ke masyarakat

Masyarakat sering kali ingin membeli produk/jasa yang ikut memiliki pandangan sama dengan mereka. Contohnya pada isu green yang diwacanakan sejak satu dekade yang lalu. Banyak masyarakat kelas atas yang ikut serta untuk membali banyak produk bertemakan green. Walaupun secara nyata harganya lebih mahal dengan fitur-fitur yang padahal sama persis. Kamu bisa menemukan banyak jenis produk rumah tangga yang mengimplementasikan cara ini.

Masyarakat memiliki kecenderungan untuk mendukung produk/jasa yang memiliki tujuan capaian yang sama. Tidak terbatas pada isu green, donasi langsung seperti pemberian air bersih lewat iklan Aqua atau yang lainnya banyak halnya berhasil dengan jumlah donasi yang signifikan dikumpulkan saat itu. Starbucks di Amerika Serikat banyak memperkerjakan pasangan militer sampai bahkan pengungsi untuk menjadi karyawan mereka. Hal-hal seperti ini tidak hanya baik dalam membangun brand bisnis, namun secara langsung menghasilkan jumlah penjualan yang lebih baik.

Bisnis kamu juga bisa mengimplementasikan semangat yang sama. Coba pikirkan apa hal positif yang bisa kamu bagikan kepada masyarakat lewat produk yang kamu miliki? Kamu memang tidak memiliki budget besar seperti Aqua atau Starbucks, namun kamu bisa melakukan donasi sebagai perantara antara pelanggan produk kamu. Atau kamu juga bisa ikut hadir dalam acara lokal yang diadakan di kota kamu, sampai menawarkan produk/jasa gratis bagi yang membutuhkan.

Kesimpulan

Nah kita harapkan setelah kamu membaca artikel ini, kamu sudah tahu apa itu iklan, baik secara definisi maupun tujuan. Sehingga kamu bisa menerapkan 3 tips pemasaran yang sudah kita bahas dengan tepat sesuai kebutuhan perusahaan kamu.

Baca juga: 5 Tips Branding yang Ampuh untuk Berbagai Jenis Bisnis

Walaupun tips diatas diimplementasikan pada bisnis besar, dimana memiliki budget yang mungkin jauh lebih banyak dibandingkan usaha yang kamu rintis saat ini. Namun fundamental pemasaran sebenarnya sama.

Semoga ketiga tips ini bermanfaat dan mampu mendongkrak penjualan kamu dalam waktu dekat. Selamat mencoba!